Cara Sharena Delon Ajari Anaknya Pendidikan Seks Sejak Dini

Sharena dan anaknya, Sea Foto: Instagram @mrssharena

Sebagai orang tua, Anda perlu mengajari anak pendidikan seks sejak dini. Hal tersebut dirasa penting agar kelak anak dapat menjaga dirinya dari risiko kejahatan seksual di luar sana.

Selebriti sekaligus ibu dua anak, Sharena Delon juga telah mengajarkan pendidikan seks pada anaknya sejak dini. Hal itu diketahui dari cerita Sharena baru-baru ini melalui laman Instagram pribadinya.

Unggahan tersebut menampilkan foto kedua anaknya, Ryshaka dan Sea. Dalam keterangannya, Sharena menceritakan bagaimana, Sea, anak keduanya yang berusia 3 tahun sudah mengerti tentang alat kelaminnya sendiri. Bahkan, Sea juga mengetahui bahwa sang kakak, Ryshaka yang merupakan anak laki-laki mempunyai kelamin yang berbeda dengannya.

“Ya, anak-anak aku ajarin nama alat kelaminnya sesuai nama aslinya. Sama kaya bagian tubuhnya yang lain. Ini merupakan hal penting yang harus mereka ketahui,” kata Sharena.

Menurut Sharena, orang tua memang harus mengenalkan area privat anak sedini mungkin sesuai dengan nama aslinya. Hal ini dinilai akan membuat anak-anak merasa nyaman, sehingga dapat menyebutkan organ intimnya dengan mudah.

Jika si kecil merasakan ada rasa tidak nyaman di area intimnya, misalnya ketika ada orang yang menyentuhnya, maka mereka bisa langsung memberi tahu orang tuanya tanpa merasa malu. Menurutnya, ini merupakan tahap paling dasar dalam mengajarkan pendidikan seks pada anak untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di kemudian hari.

Seperti yang kita ketahui, anak kedua Sharena baru saja berusia 3 tahun. Apakah sudah tepat apabila ia mengajarkan pendidikan seks pada anaknya pada usia tersebut? Begini kata ahli, Moms.

Kata Ahli Soal Mengajarkan Pendidikan Seks pada Anak Sejak Dini

Sharena dan anaknya, Sea Foto: Instagram @mrssharena

Menurut Psikolog Anak, Ifa H. Misbach, orang tua sudah bisa mengajarkan pendidikan seks pada anak, bahkan sejak mereka berusia 1 tahun. Ifa menyarankan agar orang tua mulai mengajarkan anak untuk menyebutkan organ reproduksinya dengan benar sejak mereka mulai bisa bicara.

“Pendidikan seksual itu ada tiga kata kuncinya, yaitu membimbing, mengasuh dan melindungi agar anak mengetahui arti, fungsi dan relasi seksual itu seperti apa,” kata Ifa saat live Instagram Bincang Daster bersama selebriti Shahnaz Haque beberapa waktu lalu.

Ifa mengatakan, mengajarkan pendidikan seks pada anak penting dilakukan sejak dini karena memiliki tiga manfaat utama. Pertama, anak akan mendapatkan bekal pengetahuan secara jelas dan benar. Kata kunci mengajarkan pendidikan seks pada anak adalah kejelasan, karena kebanyakan anak hanya sekadar ingin tahu. Oleh sebab itu, sebaiknya orang tua mengajarkan anak untuk menyebutkan organ reproduksinya dengan nama aslinya, bukan nama samaran seperti ‘mawar’ misalnya.

Kedua, anak akan belajar untuk punya kesadaran bertanggung jawab. Sebab, anak harus bertanggung jawab pada organ seksualnya sendiri dan juga harus menghormati organ seksual orang lain. Jika orang tua tahu cara mengajarkan anak dengan benar, maka mereka juga akan tahu bagaimana cara memelihara dan menjaganya.

Ketiga, dengan pendidikan seks anak jadi tahu caranya melindungi dirinya dari kejahatan seksual. Misalnya, ketika orang tua mengajarkan tentang area privasi anak dengan konsep what, how dan who. Konsep ini menjelaskan bagian tubuh anak yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain selain ibunya. Nah, apabila ada seseorang yang mencoba menyentuhnya, maka anak bisa menolak dan bahkan memberi tahu kepada orang tuanya.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis

Comments are closed.