Cara Menghentikan Diri dari Kecanduan Berbohong

Ilustrasi berbohong Foto: Dok. Shuterstock

Sebagian orang pasti pernah berbohong beberapa kali dalam hidupnya. Alasannya bisa jadi ia berbohong seperti memutarbalikkan kebenaran untuk mencegah seseorang terluka. Atau, mungkin lebih buruknya mereka berbohong dengan menyesatkan seseorang untuk mencapai tujuan tertentu.

Berawal dari kebohongan kecil kemudian tercipta kebohongan demi kebohongan lain yang akhirnya mengakar kuat. Kalau berbohong sudah menjadi kecanduan dalam hidup, efek yang ditimbulkan akan luar biasa merugikan.

Nah untuk itu agar kamu enggak lagi merugi, yuk hentikan diri dari kecanduan berbohong dengan beberapa cara di bawah ini. Simak ya.

Identifikasi situasi

Ilustrasi wanita berpikir. Foto: Shutter Stock

Salah satu cara penting untuk berhenti berbohong adalah dengan mengidentifikasi situasi-situasi di mana kamu mungkin tergoda untuk berbohong dan memikirkan cara-cara alternatif untuk mengatasinya. Pikirkan satu situasi di mana kamu paling mungkin berbohong, lalu fokuslah untuk mengubah satu perilaku tersebut.

Misalnya, jika kamu cenderung berbohong saat pasanganmu meminta pendapat kamu tentang sesuatu, pertimbangkan apa yang dapat kamu lakukan untuk lebih jujur dalam situasi tersebut.

Ingat bahwa akan selalu ada balasan

Ilustrasi wanita takut traveling (hodophobia) Foto: Shutter Stock

Kamu juga bisa menghentikan kecanduan berbohongmu ini dengan mengingat bahwa akan selalu ada balasan dari setiap perbuatan yang kita lakukan. Jadi jangan merasa bertenang diri setelah kamu berbohong, sebab suatu saat nanti kamu bisa jadi sangat menyesal pernah melakukannya.

Berani menghadapi risiko

Ilustrasi perempuan berani. Foto: CHAjAMP/Shutterstock

Punya kebiasaan berbohong bisa jadi muncul karena kamu takut menerima risiko yang ada. Kalau begitu tandanya sederhana saja, berarti kamu mau gak mau harus berani menghadapi risiko. Belajarlah jadi orang dewasa dengan berani menghadapi risiko atas keputusan yang kamu buat.

Utamakan hubunganmu

Ilustrasi Teman Toxic Foto: Shutterstock

Berbohong dapat menimbulkan beberapa dampak negatif, termasuk kerusakan jangka panjang pada hubunganmu.

Ketika orang merasa bahwa mereka tidak dapat mengandalkanmu untuk bersikap jujur, hal ini akan merusak kepercayaanmu terhadap teman, keluarga, pasangan romantis, dan orang lain dalam hidupmu. Dan sekali orang merasa mereka tidak dapat mempercayaimu, akan sulit lagi untuk mendapatkan kembali kepercayaan itu.

Ingatlah bahwa kebohongan bisa menciptakan stres

Ilustrasi stres.
Foto: Shutterstock

Berbohong mungkin dapat menyelesaikan masalah dengan cepat, tetapi mempertahankan kebohongan dapat membuat stres dan menimbulkan masalah yang berkepanjangan. Bahkan kebohongan kecil pun dapat menjadi bola salju dan menjadi lebih besar dari yang kamu inginkan.

Laporan Mutiara Oktaviana

Comments are closed.