Bupati Minut Tinjau Rumah Dinas yang Terbengkalai, Joune Ganda: Segera Ditempati

Bupati Minut, Joune Ganda, meninjau langsung keberadaan rumah dinas jabatan yang telah terbengkalai sejak dibangun tahun 2013

MINUT – Menindaklanjuti saran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), melakukan pengamanan aset, Bupati Minut, Joune Ganda, dan Wakil Bupati, Kevin Lotulung, langsung bergerak cepat melakukan inventarisir aset yang terbengkalai.

Salah satunya adalah rumah dinas jabatan bupati, yang sejak dibangun pada periode sebelumnya, tak pernah sekalipun ditempati. Akibatnya, saat ini kondisi rumah dinas yang berada tak jauh dari kantor pemerintahan tersebut, dalam kondisi yang memprihatinkan.

Bupati Minut, Joune Ganda, mengatakan jika dalam pertemuan dengan KPK beberapa waktu lalu, memang ada arahan terkait aset, di mana KPK meminta agar aset-aset milik Pemerintah, harus dikuasai dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya.

Kondisi rumah dinas jabatan Bupati Minut

“Satgas KPK sudah memantau kondisi rumah dinas (Bupati) tersebut dan memberi catatan terkait asas manfaat dari aset tersebut. Kenapa tidak ditempati,” kata Joune.

Joune sendiri, Selasa (6/7) kemarin, telah melakukan peninjauan langsung ke rumah dinas tersebut. Joune mendapati kondisi bangunan tersebut telah banyak yang rusak, penuh sampah dan coretan di dinding.

Melihat kondisi tersebut, Joune mengaku akan segera mengalokasikan biaya renovasi atau perbaikan rumah dinas tersebut, agar bisa secepatnya dimanfaatkan atau ditempati.

“Semoga dalam waktu dekat sudah bisa diperbaiki dan bisa digunakan sesuai fungsinya,” kata Joune.

Sekadar diinformasikan, rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati Minut yang dibangun sejak 2013 tersebut, telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. Namun, hingga saat ini, rumah dinas bergaya kerajaan Inggris ini, tak pernah sekalipun digunakan.

oktaviana mundung

Comments are closed.