Bupati Lembata Ancam Copot Kadis dan Pejabat yang Tak Bermasker

Para pimpinan OPD dalam rapat koordinasi tentang Pencegahan dan Penanganan COVID-19 dengan Bupati Lembata, Selasa (28/6). Foto : Istimewa

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur menegaskan akan menurunkan pangkat para pejabat dan akan menonjobkan jabatan ASN di daerah tersebut.

Bukan hanya itu Yentji Sunur juga bakal mencopot para Kepala Dinas dari jabatan jika kedapatan tidak menggunakan masker saat jam kerja.

“Masing-masing pegawai kita apabila tidak pake masker maka pangkatnya diturunkan satu tahun dan di non jobkan. Kadis-kadis juga kalau tidak pake masker dicopot,” ungkap Bupati Sunur dalam rapat koordinasi Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lembata, Selasa (28/6).

Menurutnya, angka orang terpapar corona melonjak tinggi dan pemerintah sedang gencar menekan laju penyebaran di Lembata.

“Kita harus bersama-sama berusaha agar penyebarannya bisa ditekan,” katanya.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Lembata, Mathias Beyeng menuturkan hal yang sama.

“Jumlah orang yang terpapar corona sudah sangat banyak. Para Tenaga Kesehatan yang PNS juga banyak sekali,” ujar Mathias kepada wartawan usai rapat koordinasi di Aula Kantor Bupati Lembata, Selasa (28/6).

Sementara data yang dirilis Satgas COVID-19 Kabupaten Lembata menjelaskan per Selasa 27 Juni 2021 sebanyak 49 orang positif corona. Totalnya menjadi 199 kasus positif.

Dirincikannya, sesuai pemeriksaan Rapid Antugen pada 27 Juni 2021 kemarin, terdata, kecamatan Nubatukan (132), Lebatukan(3), Ile Ape (8), Ile Ape Timur (4), Atadei (12), Nagawutung (2), Wulandoni (14), Omesuri (20), Buyasuri (4).

Untuk kasus orang meninggal karena COVID-19 sudah 14 orang.

Comments are closed.