Bukan Lagi 4 Sehat 5 Sempurna, Ini 10 Pedoman Gizi Seimbang

10 Pedoman Gizi Seimbang. Sumber : kemenkes.go.id

Sering mendengar kata gizi seimbang? Dulu, gizi seimbang selalu dikaitkan dengan 4 Sehat 5 Sempurna. Konsep 4 Sehat 5 Sempurna ini pertama kali dipopulerkan oleh Bapak Gizi Indonesia, Prof. Poerwo Soedarmo sekitar tahun 1952.

Kini konsep itu sudah dikembangkan dan disempurnakan menjadi konsep gizi seimbang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyesuaikan konsep gizi seimbang dengan gaya hidup, perkembangan teknologi, permasalahan, dan tantangan dalam bidang kesehatan.

Sekarang terdapat konsep 10 Pedoman Gizi Seimbang yang menggantikan 4 Sehat 5 Sempurna. Apa saja itu? Yuk kita simak penjelasannya.

1. Biasakan Mengkonsumsi Aneka Ragam Makanan Pokok

Ilustrasi Kentang. Foto: Aleksandrs Samuilovs/Shutterstock

Makanan pokok yang perlu kita coba selain nasi adalah umbi-umbian, sagu, dan jagung.

2. Batasi konsumsi Panganan Manis, Asin, dan Berlemak

Ilustrasi macam-macam gula. Foto: Shutterstock

Sesuai dengan rekomendasi Kementrian Kesehatan, pembatasan gula, garam dan lemak disebut sebagai G4G1L5.

Konsumsi gula harian dibatasi sampai maksimal 4 sendok makan, garam maksimal 1 sendok makan, dan lemak maksimal 5 sendok makan.

3. Lakukan Aktivitas Fisik yang Cukup dan Pertahankan Berat Badan Ideal

Tamu yang sedang jogging di sekitar area hotel Pullman Ciawi Vimala Hills.
Foto: Dok. Pullman Vimala Hills

Jangan mager! Biasakan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari selama 5 kali seminggu atau 150 menit per minggu. Contoh aktivitas fisik yang disarankan seperti jalan cepat, naik turun tangga, jogging, bersepeda, maupun kegiatan olahraga lainnya.

4. Biasakan Mengkonsumsi Lauk Pauk yang Mengandung Protein Tinggi

Ilustrasi telur mata sapi setengah matang.
Foto: Shutterstock

Protein bisa didapatkan dalam bentuk protein hewani seperti ikan, telur, susu, maupun daging. Bukan hanya protein hewani, kamu juga bisa memenuhinya dengan mengkonsumsi protein nabati seperti kacang-kacangan.

Disarankan untuk mencoba berbagai jenis variasi sehingga tidak hanya berpatok pada satu jenis sumber protein saja.

5. Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Air Mengalir

Ilustrasi Cuci Tangan. Foto: Shutter Stock

Cuci tangan penting sekali dilakukan sebelum makan. Saat mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kuman yang ada di tangan akan mati sehingga mencegah kita terkena penyakit seperti diare.

6. Biasakan Sarapan Pagi

com-Ilustrasi Sarapan Pagi Foto: Shutterstock

Berbagai studi membuktikan bahwa sarapan akan meningkatkan kinerja sepanjang hari. Selain menjaga produktivitas dan mood sepanjang hari, sarapan juga dapat menghindari makan “berlebih” saat makan siang dan makan malam.

7. Biasakan Minum Air Putih yang Cukup dan Aman

com-Ilustrasi minum air putih Foto: Shutterstock

Disarankan untuk mengkonsumsi 8 gelas air putih matang dalam sehari. Minum cukup air putih berkaitan dengan menjaga konsentrasi, mencegah dehidrasi, menjaga berat badan tubuh tetap ideal, serta meningkatkan kesehatan kulit.

8. Banyak Makan Buah dan Sayur

Ilustrasi sayur dan buah. Foto: Shutter Stock

Mengkonsumsi buah dan sayur disarankan minimal 3 porsi sehari. Akan lebih baik lagi apabila kita bisa mengkonsumsi sampai 5 porsi dalam sehari, yaitu 3x saat makan dan 2x saat snack time.

Ingat, porsi ini harus terbagi ya. Tidak disarankan untuk mengkonsumsi 3 porsi buah sekaligus dalam sekali makan.

9. Biasakan Membaca Label pada Kemasan Pangan

Ilustrasi kemasan susu UHT untuk keluarga. Foto: Shutterstock

Kita bisa melihat kandungan nutrisi dalam produk kemasan. Dari situ kita bisa menilai dan menakar kandungan gizi dalam makanan, terutama gula, garam dan lemak.

10. Syukuri dan Nikmati Aneka Ragam Makanan

Ilustrasi makanan khas Bali. Foto: Shutter Stock

Indonesia memiliki berbagai jenis sumber pangan. Syukuri dan nikmati keanekaragaman itu dengan cara mengkonsumsi makanan yang bervariasi dalam sekali makan (makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah-buahan).

Itu tadi penjelasan mengenai 10 pedoman gizi seimbang. Tentu saja ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan disesuaikan bagi orang-orang yang menderita penyakit atau kondisi khusus.

Mari kita jadikan 10 pedoman gizi seimbang ini sebagai sebuah kebiasaan sehingga dapat membawa kita ke hidup yang lebih baik dan bebas penyakit tidak menular.

Comments are closed.