Budaya Keluarga dalam Mengembangkan Nilai Karakter pada Anak Usia Dini

Menghadapi Masa New Normal

Foto by Nur HazizahKeluarga merupakan bagian utama dalam pengembangan dan pendidikan anak sejak dini. Dalam keluarga akan membentuk dan memberikan stimulasi yang luar biasa pada anak. Anak akan menjadi pribadi baik, buruk, lembut, keras dan lainnya tergantung dari kekuatan keluarga memberikan stimulasi kepada anak.

Budaya keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak sejak dini, karena budaya keluarga yang selalu diamati dan dipedomani oleh anak. Berdasarkan teori behavioristik dari Trondike yang menemukan betapa besar peranan dan pengaruh lingkungan dalam pembentukan anak terutama akhlak, pekerti atau yang sudah dikenal dengan karakter.

Apa itu budaya keluarga?

Ilustrasi anak dan orang tua. Foto: Thinkstock

Edward Spranger merupakan seorang filsuf dan psikolog berkenegaraan Jerman, ia mengemukakan bahwa kebudayaan adalah segala bentuk atau ekspresi dari kehidupan batin masyarakat. Jika kita artikan budaya keluarga adalah segala sesuatu yang membentuk sebuah keluarga dalam bersikap dan berperilaku yang dijadikan itu sebuah aturan yang mengharuskan setiap anggota dalam keluarga dapat memahami dan mengimplentasikannya dalan kegiatan setiap hari.

Budaya keluarga nanti akan membentuk sikap dan perilaku dari setiap anggota keluarganya, bagaimana anggota keluarga dalam menampilkan tingkah laku dan kebiasaan-kebiasaannya itu sangat ditentukan dan dipengaruhi oleh budaya dalam keluargaannya. Untuk itu harus dipahami oleh setiap orang tua dan setiap anggota keluarga bahwa sangat besar dan penting pengaruh daru budaya yang berkembang dalam keluarga karena itu akan membentuk setiap anggota keluarga yang lahir dan tumbuh di dalamnya.

Apa saja budaya keluarga yang dapat mengembangkan karakter anak?

Budaya keagamaan

Agama merupakan keyakinan yang dipercayai oleh individu atau kelompok. Dalam agama mengajarkan banyak hal yang berkaitan dan bersamaan dengan nilai karakter. Agama mengajarkan bagaimana seseorang untuk bersikap, bertindak, dan berperilaku, memperlakukan atau membangun hubungan dengan sesama umat beragama dan antar umat beragama yang sarat dengan nilai kebaikan.

Nilai karakter ini juga akan dapat dikembangkan dengan menerapkan dan mengembangkan juga budaya agama di rumah. Kegiatan keagamaan yang diselenggarakan dan dikenalkan oleh orang tua kepada anak akan mengerti tentang nilai dan memahami bagaimana anak memposisikan dirinya dalam bertindak dan berperilaku.

Budaya disiplin

Disiplin merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat karakter seseorang apakah baik atau buruk. Disiplin ini dapat melekat pada diri seseorang dengan adanya stimulasi dari pembiasan-pembiasaan yang diamati dan diterima oleh anak dari keluarganya terutama orang tua. Orang tua harus memperhatikan bagaimana penanaman disiplin ini sejak dini, dan apa pengaruhnya atau efek dari disiplin ini pada dirianak setelah dewasa nanti. Disiplin ini merupakan salah satu kunci dari seseorang dalam sukses menjadi bagian komunitas sosialnya. Kesuksesan juga berawal dari individu yang disiplin. Nah ini perlu distiumlasikan melalui hal-hal yang dibudayakan oleh orang tua di dalam keluarga.

Budaya komunikasi

Komunikasi merupakan juga menjadi komponen selanjutnya dalam membangun karakter anak sejak dini. Komunikasi yang baik membantu anak untuk mengungkapkan perasaannya dan mengerti aturan yang ada secara verbal. Aturan dalam masyarakat ada yang namanya tersirat dan tersurat. Butuh komunikasi yang baik untuk menjelaskan semua aturan yang ada di sekeliling anak dengan bahasa yang tepat agar anak akan mudah memahami dan mampu untu menaati segala sesuatu yang harus dia taati.

Komunikasi tidak hanya mengajarkan bagaimana berbicara secara verbal saja kepada anak, keluarga juga harus membangun komunikasi yang bagus dan baik kepada anak, bagaimana etika dalam komunikasi ini juga penting dikenalkan dan dibiasakan kepada anak. Ada hal yang diperhatikan dan dipertimbangkan oleh orang tua agar nanti ketika dipelajari oleh anak dan dilaksanakan oleh anak menjadi hal yang baik dan ditularkan kepada yang lain juga yang baik.

Budaya toleransi

Toleransi dalam keluarga akan membentuk anak untuk menghargai orang lain dan juga membantu perkembangan kemampuan sosial dan emosional anak. Ini ada hal yang sangat penting juga untuk menjadi perhatian orang tua dalam membiasakan anak.

Budaya keluarga yang diuraikan di atas merupakan komponen yang menjadi sadar pengembangan karakter anak pada masa new normal. Bagimana anak harus beradaptasi dengan kebiasaan lingkungan baru. Keluarga harus menetapkan pembiasaan yang baik kepada anak. Penguatan nilai-nilai baik yang ada dalam keluarga akan membantu optimalisasi penguasaan nilai-nilai baik tersirat maupun tersurat yang ada dalam lingkungan masyarakat. Sehingga membentuk karakter anak di mana itu akan menjadi nilai bagi kepribadian anak itu sendiri. Semakin positif budaya keluarga akan semakin positif dan baik kemampuan karakter anak yang ditampilkannya dalam komunitas sosialnya nanti.

Comments are closed.