BPOM Kini Setujui Uji Klinik Ivermectin sebagai Obat COVID-19

Kepala BPOM Penny Lukito mengumumkan izin darurat vaksin corona Sinovac, Senin (11/1). Foto: BPOM

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah menyetujui proses uji klinis terhadap obat Ivermectin sebagai obat COVID-19. Proses ini ditandai dengan Penyerahan Persetujuan Uji Klinik (PPUK) yang juga dihadiri Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir.

“Alhamdulillah kita bisa bertemu pada kesempatan ini untuk memberikan keterangan dikaitkan dengan Penyerahan Persetujuan Uji Klinik (PPUK) dari obat Ivermectin yang akan jadi obat COVID-19. Jadi nanti dengan penyerahan PPUK ini uji klinik terhadap obat Ivermectin sebagai obat dapat dilakukan,” kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam jumpa pers, Senin (28/6).

Dalam keterangannya, Penny juga kembali menyampaikan bahwa Ivermectin saat ini memiliki izin edar sebagai obat cacing. Penny juga menambahkan bahwa obat ini merupakan obat keras yang penggunaannya memerlukan pengawasan dari dokter.

“Kami sudah sampaikan bahwa Ivermectin ini obat keras dengan resep dokter, namun data-data epidemiologi dan juga publikasi global telah menunjukkan bahwa Ivermectin ini jadi digunakan untuk penanggulangan COVID-19 dan ada juga guideline dari WHO dikaitkan dengan COVID-19 treatment yang merekomendasikan bahwa Ivermectin dapat dilakukan dalam kerangka uji klinik,” jelas Penny.

Penny juga menyampaikan, bahwa pelaksanaan uji klinik ini telah sejalan dengan rekomendasi dari WHO dan juga selaras dengan otoritas obat di negara lain seperti Amerika Serikat dan Eropa.

“Pendapat yang sama juga disampaikan beberapa otoritas obat dalam kategori sistem regulator yang baik, dalam hal ini seperti seperti FDA dan EMA dari Eropa. Namun memang data uji klinik memang masih harus dikumpulkan di mana pada saat ini belum konklusif untuk menunjang bahwa ini penggunaannya untuk COVID-19,” tambah Ketua BPOM tersebut.

Dengan penyerahan PPUK ini, maka uji klinik terhadap Ivermectin sebagai obat COVID-19 dapat segera dilaksanakan di sejumlah rumah sakit yang tersebar di Jakarta maupun daerah lain.

Comments are closed.