Bolehkah Bayi Makan Belimbing?

Bolehkah Bayi Makan Belimbing? Foto: Freepik

Saat bayi menginjak usia enam bulan, Anda harus menambahkan makanan pendamping ASI alias MPASI untuk si kecil. Ya Moms, di usia itu, ASI saja sudah tidak cukup memenuhi nutrisinya, sehingga harus disertai dengan pemberian MPASI yang bergizi.

Saat memberikan MPASI untuk si kecil, jangan lupa menyelipkan menu buah-buahan sebagai camilannya. Dengan makan buah-buahan, maka bayi akan mendapatkan vitamin dan mineral yang baik untuk perkembangannya.

Banyak buah-buahan yang sangat bagus dikonsumsi si kecil, seperti pisang, pepaya, buah naga, alpukat, hingga mangga. Namun bagaimana dengan belimbing? Boleh enggak ya diberikan pada si kecil? Yuk, Moms, simak dulu penjelasan berikut ini.

Penjelasan soal Boleh atau Tidak Bayi Makan Belimbing

Bolehkah Bayi Makan Belimbing? Foto: Freepik

Moms, belimbing boleh-boleh saja dikonsumsi oleh bayi saat mereka mulai makan makanan padat atau MPASI pada usia 6 bulan. Apalagi buah ini menawarkan banyak serat untuk kesehatan usus si kecil, dan memiliki kandungan gula alami yang relatif rendah.

Mengutip Solid Starts, belimbing juga mengandung banyak vitamin C untuk membantu tubuh bayi menyerap zat besi, yakni nutrisi penting yang sering kali rendah dalam makanan yang dikonsumsi si kecil, khususnya dari makanan nabati.

Namun, belimbing memiliki sejumlah besar asam oksalat, senyawa yang ditemukan pada tanaman yang dapat mengikat mineral dalam tubuh. Bagi kebanyakan orang, oksalat bukanlah masalah, tetapi faktanya, tubuh kita dan juga si kecil sudah bisa memproduksi oksalat sendiri.

Dalam beberapa penelitian yang dikutip dari National Center for Biotechnology Information, Amerika Serikat, kadar oksalat yang tinggi dan senyawa lainnya dalam belimbing, dapat menjadi racun jika dikonsumsi berlebihan, terutama jika memiliki penyakit ginjal.

Bolehkah Bayi Makan Belimbing? Foto: Freepik

Sehingga, jika bayi Anda memiliki kondisi ginjal yang tidak baik, lebih baik tanyakan dulu kepada dokter apakah si kecil boleh makan belimbing atau tidak. Jika Anda khawatir dengan oksalat, lebih baik pilih belimbing manis yang mengandung lebih sedikit oksalat dan biasanya berukuran lebih besar.

Lalu, jika Anda juga ingin memberikan belimbing pada bayi, pastikan bahwa si kecil sedang tidak mengonsumsi obat-obatan. Sebab, belimbing dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu seperti buah jeruk bali.

Untuk menyajikannya kepada bayi, Anda bisa membuang kulit dan bijinya, dan sajikan hanya dagingnya yang lembut. Anda juga bisa menghancurkannya dulu jika ingin diberikan kepada bayi yang baru belajar makan. Pada bayi yang sudah pandai makan, Anda bisa memberikan belimbing sebagai finger food, Moms.

Comments are closed.