Blibli Minta Maaf, Apa yang Telah E-Commerce Ini Perbuat?

Chief Financial Officer (CFO) Blibli, Hendry, meminta maaf kepada pelanggan, seller, dan mitra usaha Blibli. Foto: dok. Blibli

Didirikan pada 2011 silam, Blibli telah menjadi salah satu pemain andal di industri e-commerce Indonesia. Platform belanja buatan anak bangsa ini bahkan menjadi pionir toko online yang menawarkan gratis ongkos kirim ke penjuru negeri.

Kini, Blibli telah berusia 10 tahun. Selama satu dekade perjalanannya, Blibli telah menghadirkan banyak transformasi untuk memudahkan konsumen selama belanja online. Misalnya, menginisiasi konsep O2O bernama “Click and Collect”. Lewat layanan ini, para konsumen bisa memilih barang dan berbelanja secara online, lalu mengambilnya langsung di toko offline.

Tak hanya itu, e-commerce ini juga kerap memperingati perayaan-perayaan tertentu dengan caranya sendiri, seperti ketika Hari Belanja Online Nasional, Hari Perempuan Sedunia, dan lain-lain. Untuk memperingatinya, Blibli menyediakan ragam penawaran menarik yang bisa dinikmati para konsumen.

Namun, di usianya yang ke-10, Blibli justru meminta maaf kepada seluruh pelanggan. Permohonan itu pertama kali disampaikan oleh International Brand Ambassador Blibli, Park Seo Jun.

Pada satu unggahan di Instagram Blibli, Park Seo Jun terlihat turun dari mobil. Kepada para wartawan, pemeran utama drama Korea Itaewon Class tersebut menyatakan permohonan maaf Blibli.

“Kami mohon maaf. Blibli tidak berjualan…,” kata Seo Jun, namun tidak melanjutkan kalimatnya.

Tak hanya itu, Blibli juga menyampaikan permohonan maafnya dengan mengirimkan boks bergambar wajah sedih ikon Blibli ke beberapa pelanggan.

Sebenarnya, ada apa dengan e-commerce ini?

Demi mencegah simpang siur, Chief Financial Officer (CFO) Blibli, Hendry, akhirnya turun tangan. Kepada awak media, dirinya memberikan klarifikasi. Hendry menjelaskan, ada beberapa hal yang tidak bisa Blibli berikan kepada pelanggan dan seller selama 10 tahun hadir di Indonesia.

“Ada sejumlah hal yang tidak bisa kami berikan kepada pelanggan, seller, dan mitra usaha. (Hal ini) sudah berlangsung selama bertahun-tahun sehingga akhirnya kami memutuskan untuk menyampaikan permohonan maaf secara resmi,” kata Hendry.

kumparan telah merangkum beberapa poin penting permohonan maaf Blibli. Poin-poin tersebut terkait produk yang dijual, ongkos kirim produk ke pelanggan, serta program-program Blibli yang telah berjalan.

Maaf, Blibli Gak Jualan Produk Palsu

Sebagai mal online terbesar di Indonesia dengan lebih dari 18 juta produk, Blibli memastikan bahwa seluruh barang jualan berasal dari original brand principal, distributor dan reseller. Setiap barang yang masuk akan dikurasi untuk menjaga kualitasnya.

Tak hanya itu, Blibli juga menerima produk bekas untuk pelanggan yang ingin melakukan transaksi tukar tambah. Guna menjaga kepuasan pelanggan, Blibli juga mempunyai program penukaran dan pengembalian barang dalam waktu 15 hari sejak produk diterima.

Sama seperti di mal, para pelanggan yang ingin menukar barangnya tidak perlu membayar alias gratis. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik di sini.

Maaf, Blibli tidak membebankan ongkos kirim kepada pelanggan

Warehouse Blibli. Foto: dok. Blibli

Dengan 20 warehouse di seluruh Indonesia dan armada pengiriman BES, Blibli memastikan tidak ada barang yang terlambat sampai ke tangan pelanggan. Blibli juga telah bekerja sama dengan 27 mitra logistik, 20 gudang barang, dan 32 hub yang berlokasi di kota-kota besar di Indonesia untuk memastikan momen belanja online secepat belanja di mal.

Pelanggan juga tak perlu khawatir soal jumlah gratis ongkos kirim yang diberikan, sebab, Blibli akan menyuguhkannya berkali-kali!

Maaf, Blibli tidak bisa berhenti melayani pelanggan

Tak hanya dengan menghadirkan produk-produk berkualitas, Blibli percaya, pelanggan punya peran penting dalam pertumbuhan bisnis. Karenanya, staf Customer Care Blibli hadir 24/7 untuk menjawab berbagai pertanyaan maupun saran seputar produk dan kebutuhan informasi belanja di platform Blibli.

Customer Care Blibli bisa dihubungi melalui fitur chat di aplikasi Blibli, e-mail di [email protected], atau nomor telepon di 0804-1-871-871. Sesederhana pertanyaan “Bagaimana cara belanja produk di Blibli?” pun akan dijawab oleh para staf.

Maaf, Blibli tidak bisa menahan semangat pelanggan untuk berbelanja

Ilustrasi belanja di Blibli. Foto: kumparan

Untuk memudahkan momen belanja online, Blibli telah menyediakan 10 metode pembayaran dengan menggandeng 38 mitra. Mulai dari pembayaran lewat uang elektronik, kartu kredit atau debit, internet banking, hingga transfer virtual account, semua disediakan Blibli.

Selain itu, pelanggan juga bisa menggunakan opsi Cicilan dan PayLater yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Blibli pun meluncurkan fitur Click & Collect agar para pelanggan bisa membeli produk secara online dan mengambil langsung ke tokonya tanpa perlu menunggu kedatangan kurir. Untuk mencoba fitur tersebut, kamu bisa klik di sini.

Ditambah dengan berbagai promo yang kerap dijalankan, Blibli minta maaf atas seluruh kemudahan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan, seller, dan mitra usaha Blibli. Perjalanan kami selama hampir 10 tahun tentu tidak terlepas dari dukungan mereka dan seluruh masyarakat,” lanjut Hendry.

Guna menebus permintaan maaf tersebut, Hendry mengatakan, Blibli siap memberikan berbagai program menarik setiap hari. Tak hanya itu, Blibli juga mengundang seluruh pelanggan dan mitra seller untuk menyaksikan perayaan ulang tahun ke-10 yang akan dihadiri oleh deretan selebritis dan sejumlah tokoh inspiratif.

Hingga kini, Blibli menawarkan berbagai macam produk yang terbagi menjadi 16 kategori dan didukung oleh lebih dari 100 ribu mitra usaha. Mulai dari perlengkapan rumah, kebutuhan primer, elektronik, penunjang hobi, dan lain-lain, bisa kamu temukan di Blibli. #KarenaKamuNo1, Blibli akan terus berusaha memberikan pengalaman berbelanja terbaik meski dari rumah aja.

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Blibli

Comments are closed.