Bio Farma dan Nusantics Jual Tes PCR Kumur, Harganya Rp 799 Ribu

Tes deteksi COVID-19 metode PCR kumur kolaborasi Bio Farma dan Nusantics. Foto: Bio Farma

PT Bio Farma (Persero) bersama perusahaan rintisan bioteknologi Nusantics memproduksi alat tes PCR bernama Bio Saliva. Kerja dari alat ini dengan metode kumur (gargling) untuk mendeteksi seseorang terkena virus COVID-19.

Berbeda dengan tes swab PCR atau tes swab Antigen yang harus dicolokkan ke hidung, dengan alat ini hanya perlu kumur-kumur yang diklaim jauh lebih nyaman untuk mendeteksi virus COVID-19 dalam tubuh pasien dengan atau tanpa gejala.

Dalam rilis resmi Bio Farma, Bio Saliva disebut merupakan pelengkap dari produk sebelumnya yaitu mBioCov19 yang juga dikembangkan oleh Nusantics. Berapa harganya?

Dalam akun Instagram @gsilab.id, alat tes PCR kumur Bio Saliva dijual dengan Rp 799 ribu. Karena dijual terbatas, bagi 100 orang pertama yang membelinya akan mendapatkan potongan harga Rp 100 ribu.

Masyarakat yang ingin membeli alat tes PCR kumur Bio Saliva ini pun harus mengisi registrasi online di www.gsilab.id.

“GSI Lab bekerjasama dengan Bio Farma @biofarmaid dan Nusantics Official @nusantics mengeluarkan layanan inovasi terbaru PCR Kumur yang memberikan rasa nyaman dan pastinya aman tanpa hidung dan tenggorokan sakit untuk Sobat GSI. Untuk anak-anak diatas 3 tahun juga bisa,” tulis akun @gsilab.id, dikutip kumparan, Minggu (4/7).

Sebelumnya, Bio Farma menyebut, penggunaan bersamaan Bio Saliva dan alat PCR BioCov-19 mampu mendeteksi mutasi virus corona varian B 117 (Alpha), B 1.351 (Beta), P.1 (Gamma), B 1.617.2 atau virus corona varian delta.

Penggabungan keduanya juga diklaim mampu mendeteksi virus varian B 1.617.1 (Kappa), B 1.525 (Eta), B 1.526 (Iota), B 1.466.2 (varian Indonesia), B 1.427/29 (Epsilon), dan C.37 (Lambda).

“Gargle-PCR memiliki sensitivitas hingga 95 persen sehingga dapat digunakan sebagai alternatif selain gold standard Swab Nasofaring-Orofaring menggunakan PCR Kit. Bio Saliva juga telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan pada 1 April 2021 dengan Nomor KEMENKES RI AKD 10302120673,” tulis manajemen Bio Farma dalam situs resminya, Sabtu (3/7).

Comments are closed.