Batam dan Tanjungpinang Jadi Penyebab Kepri Deflasi

Monumen Provinsi Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com

Data terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kepulauan Riau mengalami deflasi sebesar 0,13 persen pada Juni 2021.

Dari keterangan Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo, deflasi terjadi karena penurunan IHK di bulan Mei 2021 sebesar 105,02 naik menjadi 104,88 pada Juni 2021.

“Tercatat, Kota Batam mengalami deflasi sebesar 0,15 persen, dan Kota Tanjungpinang sebesar 0,02 persen,” ujar Agus.

Sehingga, untuk perbandingan deflasi secara nasional, Batam dan Tanjungpinang berada di peringkat ke-8 dan ke-13 dari 14 kota yang mengalami deflasi di Sumatera. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Kupang, sebesar 0,89 persen dan deflasi ada di Palembang dengan presentase sebesar 0,01 persen.

“Kota Batam dan Kota Tanjungpinang masing-masing menduduki peringkat ke-37 dan ke-54 dari 56 kota yang mengalami deflasi se-Indonesia,” ujarnya.

Agus memaparkan, penyebab deflasi yang terjadi di Kepri karena turunnya indeks kelompok pengeluaran. Yakni, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,37 persen; dan kelompok transportasi sebesar 0,89 persen.

Comments are closed.