Bahaya! Kasus Aktif Corona di Jakarta 230% Lebih Besar dari Februari

Orang-orang beristirahat di tempat tidur di sepanjang koridor ruang gawat darurat pasien corona di sebuah rumah sakit pemerintah di Jakarta, Selasa (30/6). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Sebuah dokumen yang berisi paparan presentasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat disampaikan kepada Menko Maritim dan Investasi. Dalam paparan tersebut, disajikan data terkait kasus aktif di DKI Jakarta memiliki kecenderungan meningkat 2 kali lipat setiap 1 minggu.

“Per 19 Juni, kasus aktif telah melebihi puncak gelombang pertama. Setiap 8 hari, kasus aktif berlipat ganda 2x lipat,” dalam dokumen yang dikutip pada Rabu (30/6).

Pada paparan tersebut, ditampilkan data kasus aktif pada 16 Juni 2021 ada pada angka 20.311 kasus, jumlah ini meningkat jadi 40.637 kasus pada 24 Juni. Contoh berikutnya terdapat pada tanggal 18 juni, kasus aktif pada hari tersebut mencapai angka 24.511 kasus, lalu naik 2 kali lipat pada 26 Juni jadi 51.434 kasus.

Kondisi Corona dan rencana pengetatan di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Dokumen itu juga menyampaikan, kasus pada hari ini telah naik dua kali lipat daripada puncak gelombang pertama, pada awal Februari 2021.

“Kasus aktif saat ini telah mencapai 230% lebih besar daripada puncak gelombang pertama di awal Februari 2021 dan masih menunjukkan tren kenaikan dengan cepat,” seperti tertera di dokumen.

Dari data terakhir, penambahan kasus di Jakarta masih tinggi. Per selasa (29/6) terdapat penambahan 7.379 kasus aktif. Sehingga total kasus kumulatif mencapai 535.788 kasus.

Comments are closed.