Bahan Baku Peti Mati Langka, Pembeli Harus Menunggu 5 Hari

Pekerja menyelesaikan pembuatan peti jenazah COVID-19 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/7/2020). Foto: Zabur Karuru/ANTARA FOTO

Pengusaha furniture di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, mengubah setengah pabrik miliknya untuk produksi peti mati COVID-19. Hal ini lantaran permintaan peti mati yang terus meningkat seiring lonjakan kasus di Indonesia.

Frans, pemilik Eternity Funeral Service mengungkapkan, kenaikan permintaan peti mati COVID-19 makin tajam. Pada awal Juni permintaan peti mati COVID-19 sebanyak 100 unit per hari.

“Saat ini udah di 500-600 peti mati per hari,” katanya kepada kumparan, Selasa (6/7).

Frans menuturkan, waktu lamanya produksi tergantung banyaknya pesanan. Saat ini rata-rata pembeli harus menunggu sekitar 4-5 hari untuk bisa mendapat peti mati.

“Stok enggak ada. Order 4-5 hari, kalau sedikit 2-5 hari ambil langsung,” tuturnya.

Petugas membawa peti jenazah untuk dimakamkan dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (15/6/21). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Frans mengaku tak menyimpan stok di gudang karena permintaan yang makin hari makin tinggi. Saat ini ia mempekerjakan 150 orang yang terbagi menjadi tiga shift untuk memproduksi peti selama 24 jam non stop.

“Kita ini udah tiga shift rekor, sebelumnya belum pernah tiga shift,” ujarnya.

Selain itu, Frans mengaku saat ini bahan baku juga langka. Pelaku usaha kesulitan mencari bahan baku kayu MDF. Pasokan bahan baku ia dapatkan dari Jabodetabek.

“Jadi memang (jumlah) produk (peti mati) dengan jenazah, lebih banyak jenazah,” tuturnya.

Adapun harga peti mati jenazah COVID-19 di lapaknya sekitar Rp 1,2 juta. Frans mengirim peti jenazah COVID-19 ke Jabodetabek dan Jawa Tengah.

Kementerian Kesehatan telah memperbarui data situasi COVID-19 terkini yakni Selasa (6/7) pukul 12:00 WIB. Kasus konfirmasi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hari ini kembali tercatat rekor penambahan sebanyak 31,189 kasus. Total jumlah kasus terkonfirmasi saat ini adalah 2.345.018 kasus.

Kasus kematian harian juga cetak rekor. Terdapat penambahan sebanyak 728 kasus yang menjadikan total angka kematian sebanyak 61.868 kasus.

Comments are closed.