Aturan Vaksinasi COVID-19 untuk Anak

Aturan Vaksinasi COVID-19 untuk Anak Foto: Shutter Stock

Hampir 260 ribu kasus COVID-19 di Indonesia adalah anak usia 0-18 tahun. Di mana lebih dari 108 ribu kasus berada pada rentang usia 12-17 tahun, Moms. Di antara kasus yang positif, lebih dari 600 anak meninggal dunia, dengan 197 kasus meninggal pada usia 12-17 tahun. Sehingga, Case Fatality Rate pada kelompok usia ini adalah 0,18%.

Dengan banyaknya kasus COVID-19 pada anak, maka anak-anak pun dirasa perlu mendapatkan vaksinasi COVID-19. BPOM juga sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk anak di usia 12 hingga 17 tahun.

Rekomendasi vaksinasi untuk anak-anak dikeluarkan berdasarkan hasil rapat BPOM dengan Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin COVID-19 yang diselenggarakan pada 26 Juni 2021. Lantas, kapan dan bagaimana aturan vaksinasi COVID-19 untuk anak? Berikut penjelasannya.

Penjelasan soal Aturan Vaksinasi COVID-19 untuk Anak

Ilustrasi Vaksin Corona pada Anak. Foto: Shutterstock

Menurut Juru Bicara Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, 50 juta anak berusia 12-18 tahun dapat divaksinasi mulai Juli yang akan dilaksanakan secara bertahap. Rencananya, vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak akan dimulai di Jakarta, untuk daerah lain masih akan dibahas oleh pihak Kemenkes.

“Iya, kick off-nya di Jakarta atau di daerah lain kita belum tahu. Karena kita masih harus konfirmasi ke pihak-pihak terkait seperti Kemendikbud, BKKBN,” papar Nadia pada Selasa (29/6).

Maka dari itu, karena vaksinasi COVID-19 untuk anak akan segera dimulai, Anda harus mulai paham bagaimana aturannya. Nah Moms, berikut aturannya seperti dikutip dari Surat Edaran Kemenkes yang diterima kumparanMOM pada 1 Juli 2021:

Pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau di sekolah/madrasah/pesantren berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kanwil/Kantor Kemenag setempat untuk mempermudah pendataan dan monitoring pelaksanaan

Mekanisme skrining, pelaksanaan dan observasi sama seperti vaksinasi pada usia 18 tahun ke atas

Peserta vaksinasi harus membawa kartu keluarga atau dokumen lain yang mencantumkan NIK anak

Pencatatan dalam aplikasi PCare vaksinasi dimasukkan dalam kelompok remaja

Menggunakan vaksin Sinovac dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali pemberian dengan jarak atau interval minimal 28 hari

Lalu, bagaimana jika anak mengalami KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi? Hingga saat ini KIPI pada anak masih dirumuskan, mengingat penanganan KIPI anak dan orang dewasa juga berbeda, Moms.

Comments are closed.