Arab Saudi Ungkap Jumlah Jemaah Haji 2023, Berapa Juta Orang?

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr Tawfiq Al-Rabiah.
Foto: FAYEZ NURELDINE/AFP

Arab Saudi telah mengumumkan bahwa jumlah jemaah haji 2023 kembali normal seperti seperti sebelum pandemi. Namun, berapa jumlah pastinya?

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Arab Saudi Dr Tawfiq Al-Rabiah mengungkapkan angka pastinya, yaitu dua juta jemaah.

Hal ini diungkapkan oleh Menhaj dalam kunjungan resmi ke Aljazair—negara yang mendapat porsi 41.300 jemaah.

“Arab Saudi bersiap menerima dua juta jemaah selama musim haji tahun 1444 H,” kata Menhaj seperti dikutip dari Saudi Gazette, Rabu (25/1).

Ibadah haji 2022 diikuti 1 juta jemaah, 48 persen dari jemaah pada 2019 (sebelum pandemi). Foto: AFP

Sebelumnya, pada 9 Januari 2023, Menhaj mengatakan bahwa pemerintah Arab Saudi mencabut pembatasan jumlah dan minimal usia bagi jemaha haji 2023. Pembatasan COVID-19 yang semula diberlakukan selama pandemi ini untuk pertama kalinya dicabut dalam tiga tahun terakhir.

Namun, Menhaj kala itu tak menyebut jumlah pasti jemaah haji tahun 2023.

Infografik ‘Biaya Haji dari Tahun ke Tahun’ Foto: kumparan

Namun, berdasar catatan yang ada, sebelum pandemi, haji diikuti sekitar 2,6 juta jemaah. Ketika pandemi menerjang, pembatasan haji ketat diberlakukan.

Misalnya pada tahun 2020, haji hanya untuk 1.000 jemaah domestik. Pada tahun 2021, kuota haji bertambah menjadi 60 ribu, masih tetap untuk domestik saja. Pada tahun 2022, seiring melandainya kasus COVID-19, Arab Saudi membuka pengiriman jemaah dari luar negeri sebanyak 85 persen dari total 1 juta jemaah.

Pada 2023, jumlah sebelum pandemi diberlakukan — seperti kata Menhaj, di angka 2 juta.

Negara pengirim jemaah haji/kuota terbanyak 2019. Foto: isef.co.id

Kuota Indonesia

Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia mendapat porsi kuota haji terbesar. Kuota haji Indonesia pada tahun 2023 ditetapkan sebesar 221.000 jemaah.

Jumlah ini terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Pada haji 2021, Indonesia juga mendapatkan kuota 221 ribu.

Meski demikian, Indonesia masih berusaha mendapatkan kuota tambahan yang biasanya diberikan pada hari-hari mendekati pemberangkatan jemaah haji.

Kloter pertama jemaah haji akan terbang pada 23 Mei 2023. Sedangkan puncak haji jatuh satu bulan kemudian.

Comments are closed.