Anies Dapat Laporan Proses Penanganan Corona Kerap Terhambat Hal Sepele

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengadakan nonton film bersama ‘Pulau Plastik’ di Bioskop CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (5/5). Foto: Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta semua pihak, saling bekerja sama menekan lonjakan corona. Ia pun mengapresiasi kinerja jajaran Pemprov DKI sejauh ini dan tak ingin proses yang sudah berjalan terhambat hal-hal sepele.

Pasalnya, Anies mengaku mendapat laporan penanganan corona kerap terhambat karena perkara surat, komunikasi yang lambat, hingga saling lempar tanggung jawab.

“Alhamdulillah selama penanganan pandemi ini, secara umum jajaran Pemprov DKI sangat bekerja cepat, bekerja trengginas, dan bisa menjadi tolak ukur bagi tempat-tempat lain,” jelas Anies saat konferensi pers persiapan PPKM Darurat, Jumat (2/7) malam.

“Tapi tetap saja di sana-sini ada laporan soal proses yang terlambat karena hal sepele. Misalnya surat tidak segera dibuat, komunikasi tidak segera dijalin, masalah dibiarkan karena bukan tupoksinya,” imbuhnya.

Ia mengingatkan tidak hanya Jakarta saja, namun juga daerah penopang sekitarnya juga tengah dihadapi kondisi darurat, sehingga penanganan corona harus bersama-sama.

“Semua kita tinggal di wilayah Jabodetabek dan satu wilayah ini semuanya sama. Kita berada di dalam zona keadaan darurat. Bantu sebisa kita,” imbaunya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, Selasa (29/6). Foto: PPID DKI Jakarta

Kepada masyarakat, Anies turut meminta bantuan untuk saling menjaga wilayah masing-masing. Setidaknya tiga prioritas yang kini menjadi fokus penanganan corona di ibu kota.

“Datangi Ketua RT, ketua RW, sampaikan saya dari DKI saya siap membantu. Sampaikan saya akan ikut bekerja mengamankan tempat ini. Dengan jaringan yang ada di kita, bapak ibu bisa bekerja cepat. dan dalam menjalankan tiga prioritas itu jangan ada yang menjadi penghambat apalagi menghambat untuk urusan urusan sepele,” terangnya.

Orang-orang beristirahat di tempat tidur di sepanjang koridor ruang gawat darurat pasien corona di sebuah rumah sakit pemerintah di Jakarta, Selasa (30/6). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Tiga prioritas itu adalah menyelamatkan warga yang sudah terpapar corona, melindungi warga yang belum terpapar agar jangan sampai terpapar, menolong mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan keseharian.

“Lakukan tiga prioritas ini dengan amat serius, seluruh jajaran di DKI Jakarta, Jangan hanya tunggu laporan, aktif cari apa yang bisa diamankan,” imbau Anies.

Comments are closed.