Anggota DPRD di Jambi Jadi Tersangka Pencurian Kelapa Sawit, tapi Tak Ditahan

Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi. (Foto: Istimewa)

Jambikita.id – Usai menjadi tersangka kasus pencurian buah sawit milik PT Sawit Indonesia, Anggota Komisi I DPRD Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi, harus wajib lapor 1 kali dalam 24 Jam.

Dengan kata lain, tersangka kasus pencurian tersebut tidak ditahan. Tetapi wajib lapor, sampai panggilan untuk mengikuti persidangan.

“Yang bersangkutan wajib laporkan setelah satu hari kita amankan di bagian reskrimum. Bukan ditahan. Tetapi diamankan 1 x 24 jam, kita periksa sebagai tersangka,” ujar Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi, Senin (28/6).

Ia pun mengatakan berkas perkara kasus pencurian sawit tersebut, bakal dikirim ke jaksa penuntut umum (JPU).

“Tinggal kita kirim berkas perkaranya ke JPU,” katanya.

Sebagai kilas balik, sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Ditreskrimum Polda Jambi sudah memeriksa Budi Azwar sebagai saksi sebanyak dua kali.

Budi Azwar diduga terlibat dalam kasus pencurian buah kelapa sawit milik PT Produk Sawit Indonesia, anak perusahaan Makin Group di Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi.

Pencurian itu dilakukan dengan Koperasi Usaha Pelanggan Jaya (KSUPJ) yang diketuai Budi Azwar. Kerugian yang ditaksir mencapai Rp 290 Juta. (M Sobar Alfahri)

Comments are closed.