Aksi Mahasiswa Kedokteran Selamatkan Penumpang dari Darurat Medis di Pesawat

Ilustrasi penumpang pria mengeluh sakit kepala saat berada di dalam pesawat Foto: Shutter Stock

Dalam prosedur penerbangan, setiap awak kabin akan menerima pelatihan cara menangani kondisi darurat medis. Biasanya, mereka akan melakukan instruksi yang diberikan oleh tim layanan medis untuk menyelamatkan penumpang.

Namun, dalam kondisi tertentu, dengan keterbatasan waktu dan kondisi pesawat terkadang kendala yang ada menyebabkan pertolongan tidak datang dengan cepat. Seperti yang terjadi dalam penerbangan menuju Yunani baru-baru ini.

Penerbangan tersebut mendadak mengalami keadaan darurat medis yang cukup parah. Namun, pertolongan dari layanan medis di darat menghambat proses penyelamatan. Beruntung, kondisi tersebut akhirnya berhasil ditangani oleh dua penumpang yang berstatus sebagai mahasiswa kedokteran.

Keduanya dengan sigap memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang sakit dalam penerbangan itu. Mahasiswa bernama Heather Duplessis dan Lauren Bagneris, itu memberikan keterampilannya untuk mengendalikan situasi penumpang tersebut.

Heather dan Lauren merupakan mahasiswa kedokteran Pusat Ilmu Kesehatan Louisiana State University (LSU). Menurut sebuah unggahan di laman resmi Facebook LSU, aksi heroik yang dilakukan kedua mahasiswa itu terjadi ketika awak kabin tak kunjung menerima jawaban saat memanggil profesional medis penerbangan.

“Dua mahasiswa kedokteran Ilmu Kesehatan LSU dalam penerbangan ke Yunani berada di tempat yang tepat dan di waktu yang tepat,” tertulis dalam caption unggahan.

ilustrasi penumpang pesawat Foto: shutterstock

Lalu, Heather Duplessis dan Lauren Bagneris mengatakan pada kru kabin jika mereka adalah mahasiswa kedokteran dan menawarkan bantuan.

“Seorang penumpang perempuan tiba-tiba pusing dan jatuh pingsan karena gula darah rendah dan terlalu panas,” tulis Pusat Ilmu Kesehatan Louisiana State University (LSU) dalam keterangan Facebooknya.

“Mereka menenangkan pasien dan memberikan jus serta makanan,” sambungnya.

Heather Duplessis dan Lauren Bagneris, kemudian berkomunikasi dengan seorang dokter di lapangan untuk memberikan informasi tanda vital di penumpang. Keduanya kemudian diarahkan untuk mengambil BP (tekanan darah), mengecek denyut nadi, dan gula darah pasien.

Atas tindakan berani dua mahasiswa kedokteran itu, kondisi penumpang tersebut membaik dari sebelumnya. Penerbangan pun sampai di tujuan dengan selamat dan tepat waktu.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).

Comments are closed.