Airlangga: 43 Kab/Kota Pengetatan PPKM Mikro Wajib Penuhi Target Testing

Seorang petugas kesehatan mengambil sampel swab dari seorang wanita di sebuah sekolah di Jakarta, Jumat (2/7). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Kasus corona di luar Jawa-Bali mencapai level 4 di 43 kabupaten/kota. Sehingga 43 daerah tersebut harus mengetatkan PPKM Mikro mulai 6 hingga 20 Juli.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan setiap kabupaten dan kota harus meningkatkan tracing per harinya sesuai dengan standar dari WHO.

“Jadi dengan varian delta ini kita harus meningkatkan tracing per hari, sehingga di 43 kabupaten/kota ini melakukan pengetesan dan tracing sesuai standar WHO,” kata Airlangga dalam konferensi pers virtual pengetatan PPKM Mikro, Rabu (7/7).

Sementara itu, Airlangga menjelaskan Mendagri sudah mengatur mengenai berapa angka testing harus dipenuhi setiap kabupaten/kota. Sehingga data yang didapat valid dan bisa menjadi rujukan kebijakan.

“Dalam instruksi Mendagri sudah jelas berapa testing baik itu di masing-masing kota, sebagai contoh untuk di Lampung misalnya kota Bandar Lampung 2.333 per hari, misalnya di kota Sibolga ada targetnya, misalnya di Palembang 2.454,” jelasnya.

Petugas medis penanganan COVID-19 melakukan swab antigen. Foto: ANTARA FOTO/Paramayuda

Menurutnya kegiatan tracing ini terus dilakukan dan ketersediaan alat-alat keperluan untuk tes juga di monitor dengan baik agar diperhatikan stoknya.

“Angka ini akan terus dimonitor Menteri Kesehatan terkait kesediaan antigen dan alat-alat tes lainnya,” pungkasnya.

Berikut target testing tiap daerah:

Pengumuman Pengetatan PPKM Mikro di luar Jawa-Bali. Foto: Dok. BNPB

Comments are closed.