8 Karyawan Pabrik di Karawang Mimisan Akibat Tes Antigen Tanpa Dibantu Nakes

Ilustrasi PCR antigen. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Akibat nekat melakukan tes rapid antigen mandiri tanpa bantuan tenaga kesehatan, sebanyak 8 karyawan PT Karawang Prima Sejahtera Steel (KPPS) mengalami pendarahan di hidung atau mimisan pada Senin (28/6).

Tes antigen mandiri itu dilakukan oleh pimpinan perusahaan yang berlokasi di Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan.

Tak hanya mimisan, beberapa dari mereka juga mengalami sesak napas usai dites. Pendarahan yang cukup parah menyebabkan mereka segera dilarikan ke puskesmas terdekat.

“Iya betul, mereka tes antigen sendiri. Disangkanya seperti minum obat,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang, Ahmad Suroto, dalam keterangannya.

Menurut Suroto, manajemen perusahaan memutuskan melakukan tes COVID-19 secara mandiri setelah tiga karyawannya terkonfirmasi positif corona.

Gugus Tugas COVID-19 Kota Karawang langsung menghentikan pelaksanaan tes rapid antigen mandiri usai insiden tersebut. Mereka yang sebelumnya telah menjalani tes mandiri akan dites ulang oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas atau klinik terdekat.

“Perusahaan yang bersangkutan juga sudah kami peringatkan. Ini kan sudah jadi pelanggaran. Kami juga sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat agar langsung mengambil alih pelaksanaan rapid antigen,” papar Suroto.

Ilustrasi PCR antigen. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sementara Kapolsek Kecamatan Pangkalan, AKP Abdul Wahab Syaroni, mengatakan mereka telah menegur perusahaan atas perbuatan nekat tersebut. Satgas COVID-19 akan mengambil langkah lanjutan atas kejadian ini.

“Swab harus dilakukan oleh orang-orang yang memiliki latar belakang tenaga kesehatan. Juga harus ada pemberitahuan ke Satgas COVID-19 minimal tingkat kecamatan,” tutur Abdul.

Comments are closed.