70 Rumah dan Lahan Persawahan di Kabupaten Poso Terendam Banjir

Ilustrasi Banjir Bandang Foto: Igoy El Fitra/Antara

Puluhan rumah dan lahan persawahan warga Desa Korobono Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), terendam banjir pada Kamis (12/5) malam.

“Sebanyak 70 unit rumah dan lahan persawahan seluas 50 hektar terendam banjir. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur mulai pukul 17.00 WITA,” kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng Andi Sembiring dikutip dari Antara.

Hujan intensitas tinggi tersebut menyebabkan Sungai Korobono meluap dan membanjiri Desa Korobono.

Sejumlah warga Desa Korobono Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berada di sekitar rumah miliknya yang tergenang banjir, Kamis (12/5/2022) malam. Foto: BPBD Sulteng/Antara

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Warga yang terdampak memilih tidak mengungsi dan bertahan di rumahnya hingga banjir surut.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah melakukan normalisasi Sungai Korobono agar saat hujan deras kembali mengguyur, air tidak meluap ke permukiman penduduk karena sungai mampu menampung semua debit air,” ujarnya.

Andi mengatakan saat ini BPBD Provinsi Sulteng dan BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan terhadap infrastruktur maupun sarana dan prasarana yang terdampak banjir.

Ia mengimbau warga Desa Korobono tetap waspada dan selalu siap siaga mengantisipasi bencana serupa yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Poso untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar akibat banjir yang terjadi,” tambahnya.

Comments are closed.