7 Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Pastikan Semua Anggota Keluarga Tahu

7 Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Pastikan Semua Anggota Keluarga Tahu Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto

Kasus positf COVID-19 masih terus meningkat setiap harinya. Lonjakan kasus itu pun membuat pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Jawa dan Bali mulai 3 Juli hingga 20 Juli, Moms.

Ya, aturan ini dilakukan supaya bisa memutus penularan virus corona. Presiden Jokowi juga menjelaskan, opsi ini dipilih pemerintah karena sudah terbukti dari pengalaman beberapa bulan lalu, ketika pembatasan diberlakukan maka penurunan kasus COVID-19 juga terjadi.

“Begitu pembatasan ketat dilakukan kemudian mobilitas turun, kasusnya ikut turun misalnya itu indeks kepercayaan konsumen masih naik. Tetapi begitu kasusnya naik indeks kepercayaan konsumen pasti selalu turun,” kata Jokowi dalam sambutannya di Munas KADIN di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/6).

Oleh sebab itu, PPKM Darurat pun diberlakukan demi menunurkan kasus corona di Indonesia. Lantas, sebenarnya bagaimana aturan PPMK Darurat yang akan dilaksanakan di Jawa dan Bali ini? Yuk simak penjelasannya dan pastikan semua anggota keluarga Anda tahu.

Penjelasan soal Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali

1. 100% Work From Home

Ilustrasi kedekatan ibu dan anak laki-lakinya Foto: Shutterstock

Saat PPKM, masyarakat Jawa dan Bali diwajibkan melaksanakan Work From Home (WFH) 100%. Walaupun demikian, pemberlakuan WFH 100% ini hanya untuk sektor non-esensial.

Sehingga, para pekerja di sektor bahan baku makanan hingga obat-obatan, masih bisa terus berjalan sesuai ketentuan. Yakni, sektor esensial diberlakukan 50 persen maksimum staf Work from Office (WFO) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan.

2. Supermarket dan Pasar Tradisional Tetap Buka

7 Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Pastikan Semua Anggota Keluarga Tahu Foto: Shutterstock

Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung hanya 50 persen saja.

3. Mal dan Rumah Ibadah Tutup

7 Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Pastikan Semua Anggota Keluarga Tahu Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Tempat ibadah Masjid, Musala, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara.

Selain itu, pusat perbelanjaan, seperti mal dan pusat perdagangan lainnya juga ditutup. Sementara restoran atau rumah makan, tidak diperkenankan melayani makan di tempat dan hanya boleh delivery atau take away.

4. Sekolah Dilakukan Online

7 Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Pastikan Semua Anggota Keluarga Tahu Foto: Shutterstock

Dalam PPKM Darurat ini, pemerintah meniadakan proses belajar mengajar secara tatap muka langsung. Seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online atau daring.

5. Transportasi Umum Maksimal Angkut 70%

7 Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Pastikan Semua Anggota Keluarga Tahu Foto: Aprillio Akbar/Antara Foto

Terkait transportasi umum seperti angkutan massal, taksi, kendaraan sewa atau rental, maksimal hanya bisa mengangkut penumpang 70 persen dari kapasitas kendaraan. Selain itu, para penumpang juga harus menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

6. Tamu dalam Resepsi Pernikahan Hanya 30 Orang

7 Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Pastikan Semua Anggota Keluarga Tahu Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim

Resepsi pernikahan selama PPKM Darurat masih boleh digelar, namun maksimal jumlah tamu 30 orang dan wajib protokol kesehatan ketat. Penyelenggara juga tidak diperkenankan menyediakan makan di tempat.

7. Naik Pesawat Wajib Bawa Hasil PCR dan Kartu Vaksin

7 Aturan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Pastikan Semua Anggota Keluarga Tahu Foto: Shutterstock

Selama PPKM Darurat, penumpang pesawat wajib membawa kartu atau sertifikat vaksin minimal dosis 1, dan hasil negatif swab PCR yang berlaku maksimal 2 hari sebelum keberangkatan.

Nah Moms, pastikan keluarga Anda tahu dan mengikuti aturan PPKM darurat ini, ya.

Comments are closed.