50 Nakes Terpapar COVID-19, RSKI Unair Tetap Menerima Pasien

Rumah Sakit Khusus Infeksi Universitas Airlangga (RSKI Unair). Foto-fotFoto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra

Baru-baru ini, beberapa rumah sakit swasta rujukan COVID-19 di Surabaya terpaksa harus melakukan lockdown akibat lonjakan pasien COVID-19 yang terus berdatangan.

Meski demikian, nyatanya hal ini belum berlaku di Rumah Sakit Khusus Infeksi Universitas Airlangga (RSKI Unair).

Anggota Satgas COVID-19 RS Unair dr. Wiwin Is Effendi, Sp.P, mengatakan jika sampai saat ini pihaknya masih menerima pasien COVID-19. Meskipun kenyataan di RSKI juga penuh.

“Kalau ditutup sampai saat ini belum. Kita masih menerima. Meskipun pro kontra karena banyak nakes yang kena,” kata dr. Wiwin ketika dihubungi Basra, Senin (5/7).

Ia menyebut jika ada sekitar 50 lebih nakes yang terpapar. Di mana kebanyakan nakes tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri.

“Nakes terpapar sekitar 50 lebih. Itu banyak yang isoman di rumah. Ada juga yang di RSKI. Tapi kita berpikir positif aja, kita anggap ini perjuangan. Kita juga akan mau menambah tenaga baru. Jadi sejauh ini kata-kata tutup atau lockdown belum kita ambil. Kita belum tau itu sampai kapan,” tuturnya.

Terkait kapasitas bed yang disediakan RSKI Unair, dr. Wiwin mengatakan jika pihaknya menyediakan 100 lebih bed. Bahkan saat ini sudah terisi sekitar 90-100 pasien COVID-19.

“Setiap hari pasien masuk kurang dari 10. Karena kita inden, di IGD juga sudah mulai numpuk. Nanti kalau pasien konsultasi ya kita seleksi. Kemungkinan ada dua, mereka menerima (masuk RS) atau melakukan isoman. Yang pasti kita tidak menolak pasien,” ungkapnya.

Melihat kasus COVID-19 yang kian melonjak, tak lupa dr. Wiwin berpesan kepada masyarakat untuk selalu disiplin protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi.

“Vaksinasi ini tetap memberikan nilai positif, kalaupun dia terinfeksi tapi tidak sampai bergejala berat. Tapi dia ringan. Jadi ini tetap memberikan manfaat. Prokes juga harus tetap dilakukan, apalagi sekarang ada 6M, harus benar dilakukan itu,” tutupnya.

Comments are closed.