5 Biang Keladi Kekalahan Arsenal dari Tottenham Hotspur di Liga Inggris

Pemain Arsenal Gabriel duel dengan Harry Kane dari Tottenham Hotspur di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris. Foto: Paul Childs/Reuters

Arsenal gagal mencuri poin kala bertandang ke markas Tottenham Hotspur dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris. Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, Jumat (13/5), ‘Meriam London’ takluk 0-3 atas tim tuan rumah.

Gol-gol kemenangan Tottenham dibukukan oleh Harry Kane (22’ dan 37’) serta Son Heung-Min di menit ke-47. Dengan hasil ini, armada Mikel Arteta tertahan di posisi empat klasemen sementara Premier League dan hanya terpaut satu angka dari Tottenham yang berada tepat di bawahnya.

Lantas, siap saja biang keladi kekalahan Arsenal di laga ini? Dikutip dari Sofascore, berikut ini kumparan sajikan datanya.

5. Bukayo Saka

Pemain Arsenal Bukayo Saka berselebrasi usai mencetak gol saat hadapi Brentford di Emirates Stadium, London, Inggris, Sabtu (19/2/2022).
Foto: David Klein/REUTERS

Bukayo Saka gagal menunjukkan daya magisnya di laga ini. Tampil penuh selama 90 menit, pemain berkebangsaan Inggris itu tak mampu menciptakan banyak peluang seperti biasanya.

Saka tercatat hanya mampu melepaskan 1 umpan kunci dan melakukan 2 dribel sukses. Sisanya, 2 tembakan percobaan miliknya bisa dimuntahkan dengan mudah oleh Hugo Lloris dan 3 upaya crossing yang dilepaskan tak berbuah manis.

Lebih dari itu, Saka harus kehilangan penguasaan bola sebanyak 14 kali dan akurasi umpannya pun hanya menyentuh angka 74 persen. Alhasil, ia diganjar dengan rating 6,4.

4. Eddie Nketiah

Pemain Arsenal Eddie Nketiah mencetak gol pertama mereka melewati kiper Leeds United Illan Meslier di Stadion Emirates, London, Inggris, Minggu (8/5/2022). Foto: David Klein/REUTERS

Diplot sebagai ujung tombak, Eddie Nketiah gagal mengemban tugasnya dengan baik. Pemain berusia 22 tahun itu tercatat hanya mampu melepaskan 1 tembakan on target selama 72 menit berlaga.

Dalam urusan adu fisik, Nketiah pun terbilang cukup payah. Ia hanya mampu memenangi 1 duel udara dari 4 upaya dan 1 duel darat dari 5 percobaan.

Lebih dari itu, Nketiah bahkan hanya memiliki 19 sentuhan ketika merumput di atas lapangan hijau. Sehingga, ia harus puas diganjar rating 6,3.

3. Takehiro Tomiyasu

Pemain Southampton Nathan Tella beraksi dengan pemain Arsenal Takehiro Tomiyasu di Stadion Emirates, London, Inggris, Sabtu (11/12). Foto: Action Images via Reuters/Tony Obrien

Takehiro Tomiyasu tampil penuh sepanjang pertandingan. Pemain asal Jepang itu mengisi pos bek sayap kiri pertahan Arsenal.

Namun, penampilan Tomiyasu di laga ini jauh di bawah standar. Ia hanya bisa melakukan 1 intersep, 1 blok, dan 4 sapuan. Tak hanya itu, ia juga kehilangan penguasaan bola sebanyak 5 kali dan hampir tidak pernah membantu penyerangan.

Sementara, dalam urusan adu fisik, Tomiyasu mencatatkan 1 duel udara dari 1 upaya dan 2 duel darat dari 4 percobaan. Pemain berusia 23 tahun itu pun diganjar rating 6,3.

2. Cedric Soares

Pemain Arsenal Cedric Soares duel dengan Ryan Sessegnon dari Tottenham Hotspur di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris. Foto: Paul Childs/Reuters

Tak hanya Tomiyasu, Cedric Soares yang diturunkan di sisi kanan pertahanan Arsenal turut tampil buruk di sepanjang laga. Cedric gagal tampil kokoh usai kehilangan bola sebanyak 10 kali.

Lebih dari itu, Cedric bahkan menjadi salah satu biang keladi kekalahan Arsenal. Hal itu disebabkan karena dirinya memberikan hadiah penalti kepada tim tuan rumah usai menjatuhkan Son Heung-Min di kotak terlarang.

Dalam urusan bertahan, statistik Cedric pun tak kalah buruk. Ia hanya bisa melakukan 1 intersep, 1 duel udara dari 4 upaya, dan gagal memenangi 2 duel darat. Alhasil, ia diganjar rating 5,9.

1. Rob Holding

Pemain Arsenal Rob Holding dikartu merah oleh wasit Paul tierney setelah melanggar Son Heung-min dari Tottenham Hotspur di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris. Foto: Paul Childs/Reuters

Bek berkebangsaan Inggris, Rob Holding, menjadi biang keladi utama kekalahan Arsenal di laga ini. Holding yang memperoleh kartu merah di menit ke-33 membuat permainan ‘Meriam London’ menjadi pincang.

Kartu kuning yang diperoleh Holding disebabkan oleh hal serupa, yakni sama-sama melakukan pelanggaran keras terhadap Son Heung-Min. Salah satu pelanggarannya adalah melakukan gerakan menyikut ketika Son Heung-Min hendak mengejar bola.

Di lain sisi, Menyoal statistik Holding di laga ini, ia hanya bisa mencatatkan 1 intersep dan memenangi 1 duel dari 5 upaya. Sehingga, ia pun diganjar dengan rating paling buruk di laga ini dengan nilai 5,1.

Comments are closed.