4 Warga Sipil Turut Jadi Korban Jiwa Kecelakaan Pesawat Militer Filipina

Warga berkumpul saat asap mengepul setelah pesawat angkut Lockheed C-130 Angkatan Udara Filipina jauth, di Patikul, provinsi Sulu, Filipina, Minggu (4/7). Foto: Bogs Muhajiran via REUTERS

Pesawat militer Filipina yang membawa 96 penumpang jatuh di Pulau Jolo. Kejadian ini menyebabkan setidaknya 50 orang tewas, termasuk warga sipil.

Panglima Militer Filipina Cirilito Sobejana mengatakan korban jiwa bukan cuma berada di dalam pesawat. Beberapa warga di lokasi kejadian juga kehilangan nyawa.

Kematian tiga warga disebabkan, pesawat itu jatuh di dekat pemukiman yang berada tak jauh dari bandara Jolo.

Personel Angkatan Darat di lokasi jatuhnya pesawat Lockheed C-130 Angkatan Udara Filipina di Patikul, provinsi Sulu, Filipina Foto: Reuters via Armed Forces of the Philippines

Sobejana menambahkan, total tentara yang tewas sebanyak 47 orang. Ditambah dengan empat warga sipil di darat jumlah korban jiwa insiden ini sebanyak 51 orang.

Sementara itu, 49 tentara lainnya menderita luka-luka. Mereka kini sudah berada di beberapa rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif, demikian dikutip dari Reuters.

Sobejana mengatakan, pesawat angkut jenis The Lockheed Hercules C-130 yang jatuh ada dalam misi membawa pasukan militer tambahan. Mereka dikerahkan untuk operasi membasmi ekstremis Abu Sayyaf.

Sobejana memastikan, kendati jatuh di wilayah operasi Abu Sayyaf akan tetapi tidak ada tanda-tanda pesawat jatuh akibat diserang.

Menhan Filipina Delfin Lorenzana sudah memerintahkan investigasi mendalam terkait insiden di Jolo tersebut.

Lorezana menegaskan, investigasi harus dilakukan usai seluruh upaya evakuasi rampung.

Comments are closed.