4 Biang Keladi Takluknya Prancis dari Swiss di Euro 2020

Pemain Prancis Kylian Mbappe dihadang pemain Swiss Granit Xhaka dan Nico Elvedi pada babak 16 besar Euro 2020 di National Arena Bucharest, Bucharest, Rumania. Foto: Daniel Mihailescu/Reuters

Prancis ditekuk Swiss pada laga babak 16 besar Euro 2020 di Arena Nationala, Bucharest, Rumania. Skor akhir laga Selasa (29/6) dini hari WIB itu adalah 3-3 (4-5).

Gol Prancis dicetak oleh Benzema (57′ & 59′) dan Paul Pogba (75′). Sementara itu, Swiss mencetak gol via Haris Seferovic (15′ & 81′) dan Mario Gravanovic (90′).

Swiss melaju ke perempat final berkat menang 4-5 di babak adu penalti. Di sisi lain, pupuslah harapan Prancis mengawinkan trofi Piala Dunia 2018 dengan Euro 2020.

Setidaknya, ada 4 pemain yang menjadi biang kerok kekalahan Prancis dari Swiss di fase 16 besar Euro 2020. Siapa saja?

1) Kylian Mbappe

Pemain Prancis Kylian Mbappe berebut bola dengan pemain Swiss Granit Xhaka pada babak 16 besar Euro 2020 di National Arena Bucharest, Bucharest, Rumania. Foto: Marko Djurica/Reuters

Kylian Mbappe tampil mengecewakan terlepas dari satu assist-nya untuk gol Benzema. WhoScored mencatat bahwa penyerang 22 tahun itu melepas 6 tembakan, tetapi tak ada satu pun yang akurat.

Salah satu peluang terbaiknya hadir pada menit 109. Memanfaatkan umpan tarik datar Kingsley Coman, Mbappe gagal mencetak gol, bola menyamping ke sisi kiri gawang Swiss.

Sudah begitu, Mbappe menjadi satu-satunya eksekutor Prancis yang gagal menunaikan tugasnya di babak adu penalti. Sepakannya ditepis Yann Sommer.

2) Hugo Lloris

Kiper Prancis Hugo Lloris. Foto: Pool via REUTERS/Laszlo Balogh

Hugo Lloris kebobolan tiga gol pada laga 16 besar Euro 2020 ini. WhoScored mencatat bahwa dia cuma membuat dua penyelamatan.

Salah satu penyelamatan gemilangnya adalah menepis sepakan penalti Ricardo Rodriguez di waktu normal. Akan tetapi, kiper Spurs itu gagal menepis bola di babak tos-tosan.

3) Clement Lenglet

Clement Lenglet. Foto: Juan Medina/Reuters

Clement Lenglet tampil mengecewakan sebagai bek tengah. Dia kalah duel udara dari Seferovic saat gol pertama Swiss tercipta. Oleh karena performanya tak impresif, Didier Deschamps menariknya keluar di awal babak kedua guna memberi jalan bagi Kingsley Coman.

4) Moussa Sissoko

Moussa Sissoko. Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs

Moussa Sissoko diharapkan bisa memperkuat sisi kanan permainan Prancis. Namun, gelandang 31 tahun itu tidak tampil mengesankan.

Masuk sejak menit 88, kehadiran Sissoko tidak menambah kuat serangan Prancis tidak semakin kuat dan tidak pula memperkokoh pertahanan. Serba salah.

***

Comments are closed.