365 Bencana Landa Aceh dalam Rentang Januari-Juni 2021: Banjir hingga Kebakaran

Personel pemadaman menyemprotkan air ke lokasi karhutla di Aceh Barat dan Nagan Raya pada awal Maret 2021. Foto: Suparta/acehkini

Sebanyak 365 bencana alam melanda Aceh dalam rentang waktu Januari-Juni 2021. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat bencana yang berakibat pada kerugian materiel mencapai Rp 119 miliar itu berupa banjir hingga kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBA Ilyas mengatakan, bencana dalam rentang waktu enam bulan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, empat luka-luka, dan 7.878 orang mengungsi. Menurutnya, bencana pada semester pertama 2021 ini jumlahnya turun dibandingkan tahun lalu.

“Pada periode yang sama pada 2020 jumlah bencana mencapai 505 kali, sedangkan pada 2021 terjadi 365 kali,” kata Ilyas dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/7).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Ilyas. Foto: Dok. BPBA

Pada tahun ini kebakaran permukiman masih mendominasi jumlah bencana mencapai 158 kali, kemudian disusul kebakaran hutan dan lahan 66 kali, serta angin puting beliung 47 kali. Berikutnya banjir 53 kali, banjir bandang 4 kali, banjir disertai longsor 7 kali, banjir rob 2 kali, dan abrasi sungai 4 kali.

“BPBA bersama semua unsur pemerintahan dan masyarakat Aceh terus berupaya dalam peningkatan mitigasi bencana agar jumlah kejadian bencana dapat terus turun dari tahun ke tahun,” ujar Ilyas.

Dalam upaya pengurangan risiko bencana, Ilyas berharap ada pemberdayaan masyarakat supaya mampu mengelola lingkungan dalam mengurangi risiko bencana. “Sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh nantinya,” katanya.

Banjir yang merendam sebelas kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir Januari 2021. Foto: Dok. BPBA

Comments are closed.