3 Atlet Panjat Tebing RI Positif COVID-19 Usai Juara di Swiss

Atlet panjat tebing Indonesia Katibin Kiromal dan rekannya Veddriq Leonardo melakukan selebrasi setelah mencatat waktu tercepat dalam kejuaraan Piala Dunia Panjat Tebing 2021, di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat, Jumat (28/5). Foto: Reuters-Jeffrey Swinger-USA TODAY Sports/ANTARA

Tiga atlet panjat tebing Indonesia terkonfirmasi positif COVID-19 usai mengikuti IFSC Climbing World Cup Villars di Swiss, Sabtu (3/7) lalu. Ketiga atlet tersebut adalah Veddriq Leonardo, Alfian M Fadjri, Desak Made Rita, sementara satu orang lainnya adalah ofisial.

Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI), Yenny Wahid, mengatakan awalnya kontingen yang berjumlah 16 orang dijadwalkan pulang ke Indonesia pada Selasa (6/7). Akan tetapi, ketika dites saat akan naik pesawat, terdapat empat orang yang terkonfirmasi positif.

Yenny menyatakan kemungkinan keempat orang tersebut terpapar COVID-19 di bandara atau tempat pertandingan. Pasalnya, mereka sempat transit di Turki sebelum naik kereta menuju Zurich dan melanjutkan perjalanan dengan bus.

“Namanya varian delta cepat sekali. Katanya, kasus Australia saja jika orang berpapasan dengan orang terpapar COVID-19 20 detik saja, bisa kena. Ini yang benar-benar perlu jadi perhatian kita,” ujar Yenny kepada wartawan.

Yenny Wahid saat wawancara dengan kumparan, Jumat (11/6). Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Saat ini, keempat orang tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di hotel Holiday Inn di kawasan Zurich. Mereka dikabarkan memiliki gejala ringan, seperti flu.

“Masalahnya di sana sulit mendapatkan obat-obatan tanpa resep dokter dan tidak sembarangan mencari resep. Mereka juga harus karantina selama 14 hari. Aturan itu tidak hanya untuk yang terpapar, tapi seluruh kontingen Indonesia karena dianggap kontak erat,” tandasnya.

Di IFSC Climbing World Cup Villars, Veddriq Leonardo meraih medali emas setelah mengalahkan atlet Rusia Dmitrii Timofeev dalam babak final dengan catatan waktu 5,329 detik, unggul 2,021 detik dari lawannya.

Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo (tengah) sebagai juara pertama dan Kiromal Katibin sebagai juara kedua (kiri) dalam kejuaraan Piala Dunia Panjat Tebing 2021, di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat, Jumat (28/5). Foto: Jeffrey Swinger-USA TODAY Sports/REUTERS

Veddriq sebelumnya mengukir rekor dunia ketika berlaga di IFSC Climbing World Cup, di Salt Lake City, Utah, AS, 29 Mei lalu dengan catatan waktu 5,208 detik.

Sementara, Kiromal Katibin membawa pulang medali perunggu usai mengalahkan atlet Rusia Vladislav Deulin di babak perebutan juara tiga. Katibin unggul dalam pertarungan yang cukup ketat dengan catatan waktu 5,306 detik, sedangkan Deulin 5,38 detik.

Comments are closed.