2 Rumah Milik Warga Gunungkidul Ambruk

Kondisi rumah warga di Gunungkidul yang ambruk. Foto: Tugu Jogja

Setelah miring akibat diterpa angin kencang pekan lalu, dua rumah milik warga di Gerjo RT 15/ RW 04 Kalurahan Grogol Kapanewon Paliyan Gunungkidul akhirnya roboh. Rumah tersebut roboh salah satunya juga karena lapuk dimakan usia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono mengatakan robohnya dua rumah tersebut terjadi Senin (23/1/2023) siang dan malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun warga yang tinggal di tempat tersebut diminta untuk mengungsi.

“Ya karena rumahnya tidak ada yang bisa ditempati,” kata dia.

Dia menambahkan, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi Senin (23/1/2023) siang sekitar pukul 10.00 WIB dan malam sekitar pukul 19.00 WIB. Namun pihaknya baru menerima laporan adanya dua rumah yang roboh.

Rumah tersebut milik Sumijan (77) yang berada di Dusun Gerjo RT 15/ RW 04 roboh. Robohnya dua rumah tersebut terjadi dua kali. Peristiwa pertama terjadi pada Senin siang pukul 10:00 WIB kemudian kejadian susulan pada pukul 19:00 WIB.

Usai rumah pertama roboh, pemilik bermaksud membenahi kondisi rumah satunya yang terdampak. Kebetulan pemilik rumah hendak. Namun nahas, karena kurang perhitungan justru membuat rumah kedua roboh.

“Kebetulan saat peristiwa pertama kondisi rumah dalam keadaan kosong,” ujar dia.

kejadian pertama, pemilik rumah beserta anggota keluarganya berada di ladang, kecuali mertua korban atas nama Muginem. Beruntung saat kejadian, mertua korban tengah berada di luar rumah.

Saat itu mertua korban mendengar ada suara gemuruh. Setelah dicek ternyata diketahui rumah utama yaitu rumah limasan roboh dan mengenai rumah kedua rumah kampung. Menurut keterangan warga sebelum kejadian pada rumah tersebut sudah miring karena angin kencang yang terjadi pada pekan lalu.

Berdasarkan hasil Koordinasi RT, RW, Dukuh, Lurah, Selasa (24/1/2023) pagi akan dilaksanakan kerja bakti bersama warga dengan jumlah ± 60 orang, prioritas kerja bakti fokus pada pembersihan. Untuk proses pendirian bangunan menunggu koordinasi berikutnya.

” setelah dilakukan kerja bakti pembersihan. Nanti akan ada proposal pengajuan dari desa,”terang dia.

Saat ini penghuni rumah beserta 4 anggota keluarganya sementara mengungsi ke rumah anaknya. Tidak ada korban jiwa/luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Comments are closed.