113 Pegawai KPK Positif COVID-19, 1 Penyidik Meninggal Dunia

Sejumlah petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di Gedung KPK, Rabu (18/3). Foto: Dok. Istimewa

Lebih dari seratus pegawai KPK terkonfirmasi positif COVID-19. Satu di antaranya meninggal dunia.

“Data per 30 Juni 2021 tercatat total 113 pegawai dan pihak terkait lainnya di lingkungan KPK yang terkonfirmasi positif COVID-19,” kata plt juru bicara KPK Ipi Maryati kepada wartawan, Rabu (30/6).

Rinciannya adalah sebagai berikut:

5 orang di antaranya dirawat dengan kondisi tanpa gejala hingga gejala ringan dan sedang

107 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing

1 orang meninggal dunia (almarhum Penyidik Ardian Rahayudi)

Dalam daftar yang sedang menjalani isolasi mandiri itu, termasuk Wakil Ketua Nurul Ghufron dan plt juru bicara Ali Fikri.

“Sebagai langkah antisipasi dan tanggap situasi penyebaran COVID-19, KPK terus melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 dengan memperketat potensi penularan. Di antaranya melakukan penyesuaian jumlah kehadiran pegawai menjadi maksimal 25 persen bekerja di kantor yang mulai diberlakukan sejak 23 Juni 2021,” papar Ipi.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ipi Maryati. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Selain itu, KPK juga menggelar tes swab antigen bagi pegawai dan pihak terkait lainnya di lingkungan KPK pada 21-25 Juni 2021. Tes ini kemudian dilanjutkan dengan tes swab PCR terhadap 178 pegawai di Kedeputian Penindakan pada 27 Juni 2021.

“Kegiatan pencegahan rutin lainnya seperti penyemprotan cairan disinfektan pada ruang-ruang kerja juga tetap dilakukan secara berkala,” kata Ipi.

“Dengan upaya-upaya ini KPK berharap dapat menekan laju penularan COVID-19 di lingkungan KPK dan aktivitas kerja diharapkan dapat segera kembali normal,” sambung dia.

Comments are closed.