Viral #BupatiKlatenMemalukan Terkait Masker & Sanitizer Berstiker Bupati

Nama Bupati Klaten Sri Mulyani kembali ramai dibahas di media sosial. Kali ini pemicunya beredar foto masker dengan bertuliskan nama Sri Mulyani dan pasangannya Aris Prabowo yang dibumbui tulisan “Siap”.  Selain itu ada juga hand sanitizer yang ditempeli stiker sang bupati berseragam dinas lengkap.

Kasus tersebut langsung menarik perhatian publik, tak butuh waktu lama tagar #BupatiKlatenMemalukan masuk dalam jajaran trending topics Indonesia dengan 1,392 tweets dalam satu jam terakhir.

Pembagian bantuan tersebut disoroti oleh warganet dan juga mantan pimpinan KPK Laode M Syarif.  Dalam cuitannya Laode menyayangkan aksi itu, menurutnya Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten tersebut telah mengambil kesempatan kampanye di tengah pandemi korona. 

Laode mengaku prihatin sebab Bupati Klaten sampai harus menaruh stiker diri di bantuan dari Kemensos. Dalam twitnya itu, Laode juga menandai sejumlah akun resmi milik Kemensos RI, KPK RI, Ombudsman, Polisi, Kemendagri, hingga menandai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Jika gambar ini betul: Ini contoh yang mengambil kesempatan kampanye di tengah wabah Covid-19. Contoh conflict of interest akut dan bupati tanpa rasa malu, bantuan dari @KemensosRI ditempeli foto diri sendiri. @DivHumas_Polri, @OmbudsmanRI137, @KPK_RI, @Kemendagri_RI, @ganjarpranowo.” tulis Laode.

Cuitan mengenai Bupati Klaten itu kemudian viral, warganet ramai memberikan kritik atas aksi dari Sri Mulyani.

Sebagian warganet merasa kecewa terhadap Sri Mulyani, mereka beranggapan promosi dari Bupati Klaten tersebut berlebihan.

Setelah kasusnya viral, Sri Mulyani pun buka suara untuk memberikan pernyataan resmi di akun Twitter pribadinya @YaniSunarno.

Sri Mulyani mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran yang diberikan masyarakat kepada dirinya. Ia mengatakan bahwa bantuan dengan logonya itu terjadi karena adanya kesalahan teknis di lapangan. 

Sri Mulyani mengungkapkan tidak ada niat menumpangi atau mengambil keuntungan pribadi, ia mengaku bantuan yang ditempeli stiker dirinya itu adalah bantuan pribadi Sri Mulyani untuk warganya, berbeda dengan yang diberikan Kemensos.

“Kepada seluruh netizen, saya sampaikan terima kasih atas saran, kritik, dan masukannya. Berkaitan dengan bantuan handsanitizer kepada masyarakat, saya sampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi di teknis lapangan.” tulis Sri Mulyani


Sebelumnya nama Sri Mulyani sempat meramaikan Twitter, pasalnya ia membagikan paket sembako dengan mengadakan seremoni dengan mengundang masyarakat dan awak media di tengah pandemi virus korona. 

Dalam kegiatan itu Sri Mulyani mengumpulkan anggota keluarga ODP dalam satu ruangan tanpa menggunakan alat pelindung seperti masker dan sarung tangan. 

Ia dikritik masyarakat lantaran dinilai abai terhadap imbauan pemerintah pusat untuk berdiam diri di rumah dan menghindari perkumpulan. 

Selain itu, warganet juga menyoroti kaus merah yang dibagikan Sri Mulyani kepada penerima bantuan sembako tersebut, mereka menuding Bupati Klaten itu memanfaatkan situasi untuk melakukan kampanye.

Source : https://today.line.me/id/pc/article/Viral+Bagi+Sembako+Korban+COVID+19+Malah+Kumpulkan+Warga+Bupati+Klaten+Dikritik-eMEz8D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *