Awas Kenakalan Karyawan Mengintai!

Sebuah perusahaan maupun organisasi bisnis pasti memiliki orang-orang yang dipekerjakan sebagai roda penggerak dari usaha tersebut. Adanya produk berupa barang dan jasa yang memiliki kualitas terbaik dan tak ada tandingannya pun tak akan membuat perusahaan menjadi usaha yang maju dan memimpin pasar tanpa adanya manusia sebagai pihak yang menjalankan berbagai fungsi dalam perusahaan tersebut.

Sayangnya, tidak semua orang bisa menjadi orang-orang yang menyenangkan bagi Anda. Beberapa orang memiliki latar belakang yang memicu pemahaman dan perilaku tertentu sehingga muncul sebagai kebiasaan dan budaya hidup masing-masing. Beberapa kebiasaan ini terkadang menjadi hal-hal yang tidak bisa ditoleransi oleh aturan organisasi tempatnya bekerja. Manajemen menjadi lebih aware dengan penyimpangan yang mungkin dilakukan oleh pekerja mereka sendiri karena pada akhirnya perusahaanlah yang paling memiliki potensi besar terkena dampaknya.

Awas kenakalan karyawan mengintai! Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, semua orang memiliki kepribadian sendiri yang terbentuk dari masa lalu berupa kejadian, pemahaman, dan budaya hidupnya. Beberapa perilaku yang mencerminkan bentuk kenakalan karyawan ini harus Anda ketahui dan segera beri tindakan sebelum terlampau jauh menjadi lebih parah.

  1. Karyawan Anda kerap terlambat dan  kerap membuat alasan yang  bermacam-macam untuk menutupi kebiasaannya itu. Ia menjadi orang yang tidak bisa bekerja secara tepat waktu. Jika kenakalan ini tidak segera ditindak, perusahaan sendirilah yang akan merugi.
  2. Kebiasaan  menjadi  pribadi  yang  moody  merupakan salah  satu  bentuk  kenakalan  karyawan. Ketika mereka tidak dalam kondisi atau suasana hati yang menyenangkan, mereka cenderung menjadi pengangguran terselubung: raga mereka berada di kantor namun pikiran mereka melayang kemana-mana. Akibatnya, pekerjaan menjadi tidak terselesaikan secara baik.
  3. Kerap memotong jam kerja kantor jelas menjadi kenakalan karyawan yang cukup mengganggu dan mempengaruhi kinerja perusahaan. Segera ambil tindakan untuk pelanggaran satu ini.
  4. Meski terlihat konyol, namun peralatan kantor bisa menjadi sasaran bagi karyawan nakal sebagai media mengekspresikan diri. Tak jarang beberapa peralatan kantor justru dibuat menjadi mainan yang seharusnya tidak mereka kerjakan dan buat. Selain membuang-buang alat tulis dan alat kantor, hal tersebut tidak memberikan manfaat bagi perusahaan tentunya.
  5. Sudah menjadi naluri manusia untuk bersosialisasi. Namun sosialisasi yang hanya berkumpul untuk membicarakan orang lain alias bergosip juga menjadi bentuk kenakalan karyawan yang perlu Anda tindak. Selain  tidak  memberikan  manfaat  bagi  perusahaan,  hubungan  personal antara karyawan satu dengan karyawan lain bisa menjadi renggang dan pada akhirnya berdampak pada produktivitas masing-masing orang.
  6. Kenakalan karyawan yang perlu Anda ketahui dan sadari lain adalah kebiasaan mem-bully rekan kerjanya dan hobi mencari muka kepada atasan untuk mendapat penilaian kerja yang bagus.

Itulah beberapa ciri dan karakteristik dari kenakalan karyawan yang sangat mungkin ada dan terjadi bahkan mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan. Anda mungkin  memberlakukan  diri Anda sebagai atasan dan manajemen yang berusaha terbuka dengan pekerja untuk tujuan professional namun tetaplah ingat: Awas kenakalan karyawan mengintai!

Karena itu, Digaze dibangun. Dengan fitur yang canggih, Digaze mampu meminimalisir kecurangan yang mungkin dilakukan karyawan, terutama yang berada di luar pengawasan langsung atasan. Digaze didesain agar karyawan bisa lebih produktif dan unggul, yang kemudian dapat meningkatkan penjualan perusahaan.

Sumber: hrd-forum.com

Apa itu KPI?

KPI atau Key Performance Index adalah acuan untuk mengukur kinerja karyawan dalam suatu perusahaan secara berkala. Kinerja karyawan perlu diukur sebagai bahan evaluasi perusahaan agar dapat berkembang menjadi lebih baik lagi. Karena itu, KPI sangat diperlukan oleh perusahaan. Lebih jelas lagi, akan kami jabarkan mengenai pengertian, karakteristik, dan unsur dari KPI, sebagai berikut.

Pengertian KPI

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, KPI merupakan kependekan dari Key Performance Indicator. KPI berperan sebagai indikator untuk mengukur performa perusahaan, dalam hal ini berkaitan dengan kinerja dan produktivitas karyawan. KPI diperlukan untuk menilai performa perusahaan yang kemudian menjadi acuan bagi perusahaan untuk menentukan kebijakan ke depannya.

Dalam hal ini, KPI masing-masing perusahaan bisa berbeda-beda. Selain itu, setiap divisi atau departemen juga memiliki KPI yang berbeda. Namun, umumnya ada beberapa hal yang ada dalam KPI, yaitu target, leading indicator, dan lagging indicator.

1. Target, merupakan hal yang dijadikan tujuan utama dari indikator yang ditentukan perusahaan.

2. Leading indicator, merupakan indikator yang digunakan sebagai gambaran besar atau kemungkinan hasil ke depannya.

3. Lagging indicator, merupakan indikator yang berguna untuk mengukur berjalannya proses menuju hasil atau target.

Singkatnya, leading indicator ini merupakan indikator umum atau besarnya, sedangkan lagging indicator merupakan indikator khusus yang turut mendukung leading indicator.

Karakter KPI yang Ideal

Dalam menentukan KPI yang sesuai dan tepat dengan situasi perusahaan, beberapa karakteristiknya perlu diperhatikan. Hal ini dilakukan agar penggunaan KPI bisa diterapkan secara efektif. Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa karakteristik yang harus diperhatikan pada sebuah KPI

Peningkatan pencapaian sesuai target dapat dilakukan dengan pembuktian secara objektif.

  • Hal-hal esensial yang dapat memberikan informasi penting ketika akan membuat keputusan, harus diukur secara baik dan benar
  • Menggunakan data pembanding untuk mengetahui setiap progres dan perubahan yang tengah berjalan
  • Mampu mengukur efektivitas, kualitas, efisiensi, ketepatan waktu, pengaturan, perilaku, kepatuhan, kinerja proyek, kinerja anggota, ekonomi, serta pemanfaatan sumber daya
  • Mampu menggunakan leading dan lagging indicator secara seimbang dalam mencapai target.

Selain itu, KPI yang digunakan oleh perusahaan harus disertai dengan objek yang dijadikan ukuran KPI. Berikut contoh objek beserta penjelasannya

  • Risiko. Dalam hal ini resiko-resiko yang dapat menganggu, memperlambat, hingga membahayakan setiap pencapaian target.
  • Personel. Objek ini fokus mengukur setiap skill, performa, hingga perilaku karyawan yang dapat memengaruhi setiap pencapaian target.
  • Project. Hal ini mengacu pada keefektifan program atau proyek yang sedang berjalan.
  • Operasional. Objek ini fokus pada hal-hal yang sifatnya operasional harian, strategi, gambaran produk, peningkatan produktivitas, pembuatan keputusan, dan lain-lain.
  • Strategis. Hal ini mencakup kapasitas perusahaan dalam soal keuangan, proses internal, hingga konsumen

Unsur-Unsur KPI

Dalam menentukan sebuah KPI yang dapat digunakan oleh perusahaan, sebaiknya harus memperhatikan 5 unsur penting, yaitu

  • Input, yaitu jumlah sumber daya yang digunakan untuk mencapai target meliputi jenis, kuantitas, dan kualitas sumber daya.
  • Proses, merupakan aktivitas yang dijalankan atau dilalui untuk mencapai hasil yang diinginkan secara konsisten, efisien, dan efektif.
  • Output, yaitu seberapa banyak hasil yang dikeluarkan dalam mengukur setiap kinerja yang dilakukan dengen menggunakan sumber daya.
  • Dampak, atau hasil akhir yang dicapai dengan peningkatan, perubahan, dan penambahan target.
  • Proyek, fokus pada keadaan dan progres program atau proyek yang berlangsung.

Metrik Umum KPI

Perusahaan yang menerapkan KPI pada sistem kerja mereka akan menggunakan ukuran-ukuran tertentu. Di mana hal tersebut, dijadikan sebagai acuan untuk mengetahui hasil dari KPI. Ukuran ini disebut dengan metrik yang merupakan alat ukur untuk proses KPI.

Metrik umum yang biasa digunakan oleh suatu perusahaan untuk setiap divisinya tentu berbeda-beda. Mulai dari divisi sales, marketing, finance, HRD, dan masih banyak lainnya. Di mana, hal yang berpengaruh pada aktivitas kerja dalam mencapai target memiliki peran penting.

Berikut contoh-contoh metrik umum pada beberapa divisi:

  1. Finance
    • Biaya akunting dan biaya variabel
    • Harga pokok penjualan
    • Pendapatan bersih, laba kotor, dan margin laba kotor
    • Pertumbuhan penjualan
    • Arus kas dan budget expense
    • waktu payroll dan waktu reimbursement
    • pembayaran kredit
    • nilai inventaris, dan lain sebagainya.
  2. HRD
    • Biaya operasional pada proses rekrutmen meliputi psikotes, test, dan interview
    • Proses rekrutmen meliputi waktu training dan hasil training
    • Staffing efisiensi
    • Data karyawan meliputi kualitas karyawan, usia rata-rata, gaji rata-rata, rasio karyawan laki-laki dan perempuan, persantese karyawan baru, jumlah rata-rata karyawan yang mengundurkan diri, dan lain sebagainya.
  3. Marketing
    • Marketing beserta rasio budget
    • Respon yang didapat dari setiap branding
    • Brand awareness dan customer awareness
    • Kekuatan dan kredibilitas yang dimiliki brand
    • Return on marketing investment
    • Traffic pada platform yang dimiliki, dan lain sebagainya.
  4. Sales
    • Kuota dan kapasitas sales
    • Rasio closing
    • Jumlah kesepakatan dari klien dan jumlah pesanan
    • Margin kotor per produk dan per sales
    • Frekuensi transaksi dan rata-rata pendapatan
    • Estimasi penjualan, dan masih banyak lainnya.

Kesalahan yang Sering Terjadi saat Menentukan KPI

Dalam menentukan KPI yang baik dan benar, kesalahan bukan hal yang asing dan sering terjadi. Kesalahan ini dapat dilihat ketika hasil dari seluruh kinerja perusahaan tidak dapat mencapai target. Permasalahan yang sering terjadi ini menjadi kendala yang memperlambat proses KPI. Berikut penjelasannya:

  1. Strategi dan objektif setiap perusahaan yang tidak jelas karena kebanyakan perusahaan menentukan keberhasilan berdasarkan performa dan sisi keuangan perusahaan saja
  2. Ketidaksepemikiran mengenai kepentingan setiap divisi menjadi permasalahan yang cukup menghambat
  3. Conflict of interest yang tercipta pada setiap proses dan program juga menjadi permasalahan
  4. Tidak adanya dukungan sistem yang mumpuni dalam membuat dan mengukur laporan kinerja.

Hal ini yang menjadi alasan mengapa KPI sangat penting peranannya dalam sebuah perusahaan. Setiap perusahaan mampu meningkatkan kinerja setiap personel dan kinerja perusahaan dalam mencapai target yang diinginkan. Untuk mempermudah kinerja tersebut, setiap perusahaan juga bisa menggunakan bantuan aplikasi karyawan dalam hal ini meningkatkan kinerja para karyawan yaitu dengan Digaze.

Aplikasi absensi karyawan Digaze bisa menjadi solusi setiap perusahaan dalam meningkatkan kinerja internal perusahaan.

Sumber: https://www.talenta.co/blog/insight-talenta/peran-kpi/

Strategi Penjualan yang Efektif saat Pandemi Covid-19

Penyebaran covid-19 yang cepat memang merubah interaksi antara bisnis dan pelanggan. Banyak bisnis mulai merasa penurunan penjualan yang drastis atau bahkan tidak memiliki pelanggan sama sekali karena pelanggan sudah mulai beraktivitas di rumah mereka masing-masing. Tetapi, keberlanjutan bisnis harus tetap dilakukan agar bisnis dapat dipertahankan. Mempertahankan bisnis yang berarti juga memperjuangkan penjualan selama wabah Virus Corona memang tidak mudah. Banyak yang bertanya-tanya bagaimana bisnis menjual produk di minggu atau bulan mendatang. Berikut beberapa strategi penjualan yang efektif untuk memastikan bahwa bisnis UKM Anda tetap berjalan.

1. Hormati dan Perkuat Hubungan Anda dengan Pelanggan

Penting untuk menghormati hubungan dan dukungan Anda kepada pelanggan di waktu seperti sekarang. Minggu-minggu ini, email atau pun notifikasi smartphone pelanggan akan dibanjiri dengan pembaruan dari Virus Corona. Baik dari perusahaan tempat mereka bekerja ataupun online shop kesayangan mereka. Untuk itu, jangan mengeksploitasi krisis menjadi sebuah kesempatan yang dilebih-lebihkan. Pakai bahasa yang lebih sopan dan coba lebih dekati apa yang mereka rasakan.

Misalnya, Anda dapat mengirim email dengan membuatnya secara pribadi dan sesingkat mungkin dengan pesan inti “Kami di sini untuk mendukung Anda. Beri tahu kami bagaimana kami bisa membantu Anda.” Intinya, tetap perkuat hubungan Anda dengan menanyakan kabar mereka tapi jangan terlalu berlebihan karena bisnis tetap ingin menghormati pelanggan.

2. Buat Promosi Penjualan yang Tepat

Ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat nilai dari produk yang Anda jual. Jika Anda dapat mengembangkan promosi penjualan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan di tengah krisis Virus Corona ini, dengan sendirinya, pelanggan akan datang sendiri kepada bisnis Anda. Sebaiknya, gunakan media digital saat melakukan promosi karena pelanggan lebih banyak menghabiskan waktu dan beraktivitas di rumah. Waktu untuk melihat smartphone atau melihat TV akan lebih banyak dihabiskan dibanding hari-hari biasanya.

Misalnya, Anda dapat membuat “buy-now” promotion, atau push notification di smartphone pelanggan dengan tulisan “sending a great promotion to you.” atau Anda juga dapat mengirim penawaran menarik ke email mereka.  

3. Cara dan Strategi Penjualan yang Kreatif

Selain promosi yang Anda gunakan tepat, buatlah cara dan strategi penjualan yang kreatif. Dengan membuat pelanggan tetap melihat cara Anda mempresentasikan produk UKM Anda. Entah melalui video yang sedih, lucu atau unik, melalui meme yang lucu, melalui email yang menarik dan berbagai cara lainnya yang disesuaikan kembali dengan target pasar produk bisnis Anda. Berbeda target, berbeda cara mendekatinya. 

Misalnya, Anda dapat membuat video unik dengan cerita yang lucu. Anda tidak perlu terlalu memasarkan produk secara eksplisit. Buat saja cerita yang unik, lucu dan menarik agar pelanggan selalu ingin menonton video penjualan Anda setiap Anda memposting di media sosial atau media lainnya.

4. Jangan Panik dan Jangan Berhenti Menjual

Hindari kepanikan atas pandemi Virus Corona ini dan berhentilah berasumsi bahwa bisnis Anda akan segera bangkrut karena adanya penurunan penjualan. Banyak bisnis diambang kepanikan karena adanya isu-isu Virus Corona di luar sana. Anda tetap harus menjual produk UKM dan mencari calon pelanggan dengan berbagai cara yang dapat menarik hati pelanggan untuk tetap membeli produk UKM Anda. Kehidupan mungkin saja tidak sepenuhnya normal kembali. Jadi, cari cara agar Anda dapat beradaptasi dan tetap berbisnis. 

Setelah Anda mengetahui strategi penjualan yang efektif selama masa pandemi Virus Corona. Sebaiknya Anda juga mulai memperhatikan pembukuan bisnis UKM Anda. Terlebih, dengan mempertimbangkan strategi penjualan apa yang akan dilakukan, Anda juga harus terus melihat bagaimana kondisi keuangan bisnis Anda. Untuk itu, gunakan pembukuan digital seperti Jurnal, dengan sistem yang otomatis ini akan mempercepat segala strategi dan keputusan yang diambil dalam berbisnis.

Sumber: jurnal.id

Tips Memulai Bisnis Online bagi UKM

Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) masa kini harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemasaran tak bisa lagi hanya mengandalkan toko konvensional, tapi harus merambah ke arah online. Ini karena perkembangan teknologi turut merubah gaya hidup masyarakat jadi lebih suka belanja lewat toko online, ketimbang mengunjungi langsung toko fisik. Praktis menjadi alasan toko online kian jadi primadona. Nah untuk sukses merambah bisnis secara online, para pelaku UKM perlu memperhatikan beberapa hal. Pertama kenali jenis produk yang dijual dan target pemasarannya.

Setelah itu, dapat memutuskan akan fokus menggunakan jenis platform apa untuk memasarkan produk. Bisa lewat media sosial (medsos), e-commerce, website, atau aplikasi buatan sendiri. Umumnya bisa memulai dengan memasarkan lewat medsos atau e-commerce jika memiliki budjet yang terbatas. Selain itu, masuk lewat kedua platform tersebut lebih mudah dan juga memiliki efek yang besar.

Kendati demikian, CEO Kavlink Solusi Digital Juanda Rovelim menyarankan, disamping memasarkan lewat medsos atau e-commerce, tetap perlu untuk mulai dengan membuat website sendiri. Ini untuk mengamankan nama domain. “Amanin nama website, dengan bikin dulu websitenya enggak usah yang canggih-canggih dulu, kan banyak website yang nilainya mulai ratusan ribu atau Rp 1 juta – Rp 2 juta,” kata dia dalam webinar SME DigitalFest: Masa Depan Transformasi Digital di Indonesia, Sabtu (18/7/2020). Ia menjelaskan, seringkali ketika bisnis sudah berkembang menjadi lebih besar dan berniat untuk membuat website sendiri, tapi nama domain yang akan digunakan tak bisa karena sudah terpakai pihak lain.

Oleh sebab itu, perlu memikirkan rencana jangka panjang ketika memulai bisnis secara online. “Jadi nama itu sangat penting juga untuk mau digital present. Amanin namanya, baru lah bisa pilih mau sambil dari medsos atau e-commerce,” ujarnya. Juanda menekankan, sebagai pelaku usaha sudah tentu tak bisa hanya terus sekedar mengandalkan medsos atau e-commerce sebagai pemasaran. Sebab, kedua platform tersebut bisa saja berubah konsep atau bahkan mengalami kendalan tertentu yang bisa menghambat penjualan. “Karena (platform) itu bukan punya kita, jadi suatu ketika mungkin tiba-tiba berubah, atau seperti Tik Tok yang di-banned di India, kan aset kita di sana jadi hilang. Jadi siapkan juga website (sendiri),” ungkapnya.

Selain itu, website juga memiliki beberapa peran penting bagi bisnis online Anda. Di antaranya:

  • Sumber Informasi bagi pelanggan. Website dapat memberikan informasi yang valid terkait produk dan jasa kita (Bisnis Online). Dalam hal ini  selain mereka mendapatkan informasi mengenai bisnis kita di offline dan social media, website dapat menjadi media tambahan dimana mereka bisa mendapatkan banyak informasi terkait produk dan layanan kita. Sehingga di Website anda bisa menampilkan katalog produk serta informasi layanan  yang anda tawarkan.
  • Meningkatkan Kredibilitas. Anda pernah melihat email dengan menggunakan namaemail@namawebsite(dot)com (menggunakan domain Website mereka sendiri)? Nah fasilitas ini bisa anda dapatkan dengan mempunyai domain untuk bisnis anda sendiri, sehingga bisnis anda akan Lebih Kredibilitas di pandang oleh customer, mendapatkan kepercayaan lebih sehingga mereka yakin untuk membeli produk dan layanan dari bisnis anda.
  • Dapat memperluas Market / Segmentasi Pasar. Nah hal ini salah satu manfaat yang paling besar didapatkan dengan anda mempunyai Website. Kita dapat menjanggkau market lebih besar sebagai contoh yang awalnya di satu kota dan provinsi, sekarang anda bisa menjangkau market se-Indonesia bahkan sampai luar negeri didukung juga dengan fasilitas Infrastruktur pengiriman yang saat ini juga berkembang pesat.
  • Meningkatkan Omset Penjualan. Website juga bisa digunakan untuk bisa meningkatkan pendapatan penjualan. Tentunya dalam berbisnis kita ingin pendapatan kita bertambang besar dan juga dengan memanfaatkan website yang mendapatkan lead customer (calon pelanggan) yang lebih besar, memungkinkan kita juga berpeluang untuk mendapatkan omset yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Anda bisa memanfaatkan juga fasilitas periklanan yang nantinya mengarah ke website Anda untuk pengguna dan customer mau membeli produk Anda secara online.
  • Dapat Dikunjungi Pelanggan Kapanpun. Nah hal ini juga salah satu manfaat  yang kiranya bisa membantu memperkenalkan bisnis Anda 24 jam. Meskipun toko kita sudah tutup pada jam tertentu, namun terkadang juga banyak customer yang mengakses informasi di jam tertentu dan membelinya disaat Toko Anda beroperasi pada jam kerja. Sungguh menguntungkan bukan?
  • Mendekatkan dengan Pelanggan. Hal ini menjadi salah satu faktor besar juga karena dengan adanya website dapat mempererat hubungan Anda dengan customer Anda. Anda bisa memasang fitur live chat sehingga customer dapat dengan gampang menghubungi Anda kapanpun, dan dimana pun mereka berada. Jika ada masalah pun mereka dapat dengan mudah menghubungi Anda.

Apabila ingin membuat website untuk bisnismu, banyak pihak yang menyediakan jasa pembuatan website. Salah satunya adalah Dreamkernel. Tidak hanya produk aplikasi absensi online seperti Digaze saja, Dreamkernel juga menyediakan jasa pembuatan website profesional dan aplikasi di smartphone Anda, yang mana keduanya diperlukan dalam perkembangan bisnis online yang semakin canggih. Dengan demikian, Dreamkernel menyediakan paket lengkap semua kebutuhan terkait TI bagi pengembangan bisnis online Anda.

Sumber: Kompas, idcloudhost