Jemaah Dilarang Tarawih dan Itikaf di Masjidil Haram dan Nabawi

ARAB Saudi memperpanjang penangguhan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bulan Ramadan tahun ini untuk membendung penyebaran virus Korona jenis baru atau covid-19. Hal itu dikatakan Presidensi Dua Masjid Suci itu di Twitter.

Kedua masjid yang dianggap sebagai tempat paling suci bagi umat Islam, akan menggelar salat lima waktu dan tarawih selama Ramadan tetapi tanpa jamaah sebagai tindakan pencegahan penyebaran virus korona dan untuk meningkatkan operasi penyemprotan disinfektan.

Sementara itu, media Arab Saudi, Saudi Gazette, dalam cuitannya, menyebutkan Pemerintah Arab Saudi juga menangguhkan kegiatan itikaf atau

berdiam untuk beribadah dalam masjid selama Ramadan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sebagai upaya pengendalian virus korona.

Baca juga:

Arab Saudi mencatat total 9.362 kasus virus korona pada Minggu (20/4) termasuk 1.088 kasus tambahan.

Sekitar 82% dari kasus baru bukanlah warga Arab Saudi, menurut Kantor Berita Saudi, mengutip juru bicara Kementerian Kesehatan Mohammed

Al-Abdulaali.

Ia menyebutkan 93 pasien kini dalam kondisi kritis dan 1.398 pasien lainnya dinyatakan sembuh dari penyakit pernapasan tersebut.

Menurutnya, tes laboratorium covid-19 telah dilakukan terhadap lebih dari 180 ribu orang di kerajaan tersebut. (OL-1)

Source : https://m.mediaindonesia.com/read/detail/306002-empat-daerah-di-kalimantan-selatan-siap-terapkan-psbb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *